Langsung ke konten utama

rumah impian

memasuki tahun 2007 merupakan fase yang cukup berbeda buat saya. Dimana tahun inilah karir saya baru mulai berjalan.
ya, setelah lulus di akhir 2006 sebagai sarjaa Pertanian semangat untuk mencari kerja sangat menggebu-gebu, dan Alhamdulillah segala daya, upaya dan doa berbuah manis.
setelah 4 bulan bekerja di sebuah perusahaan konsultan arsitektur, saya mencoba peruntungan di sebuah developer properti. dan ternyata memang ada rezeki saya di sana, akhirnya saya pun menjadi pegawai meski masih dalam status TRAINEE selama 12 bulan.
Bekerja di bidang properti membuat saya mengunjungi banyak kawasan milik perusahaan. Dari kunjungan-kunjungan inilah hasrat ini muncul.

sebelum berbicara tentang hasrat-hasrat itu...saya beberkan dulu keinginan terpendam-zaman-dahulu-kala-semasa-belum-bergaji

- pingin punya hape baru
- pingin punya laptop
- pingin punya mobil
- pingin skolah s2
- pingin belanja kosmetik
- pingin belanja baju kerja
- pingin beli coklat cadbury ukuran gede dimakan sendiri
- pingin ini pingin itu

dari banyak hasrat itu, tidak ada satu pun terbersit ingin punya rumah sendiri.


lah ...itu tugas suami ntar cari atep buat berlingdung!


kasarnya seperti itu, suami donk yang kelak pusing ngurusnya. jadi kontraktor???tukang ngontrak maksudnya???boleh pilih suami lagi ga?? hiaaaaaaaaatt dzig!

yep...balik lgi...setelah kunjungan2 ke kawasan, terlihat banyak rumah2 manis yang ditawarkan...dan cocok sekali untuk pasangan muda-keluarga kecil..
duhhh gemes deeeeh! dah terbayang menata rumah dan belanja perabotan, selalu yang terbayang adalah ruang2 indah dalam majalah interior!

well...mendengar keinginan tersebut, ibu saya menyambut baik...beliau membantu survey realestate di kota saya tinggal, dan jatuhlah di perumahan bukit cimanggu city, lengkap dengan fasilitas adventure park.

setelah proses panjang melelahkan, penuh emosi, tekanan jiwa dan pengurasan biaya (pasti!), dengan dukungan seluruh keluarga saya akhirnya...beres juga pengurusan akad kredit rumah bergaya arsitektur Bali tersebut. tidak luas, dengan tanah 120 dan luas bangunan 45 m2, cukuplah untuk saya dan keluarga main sesekali, n FYi rumah ini berlokasi 10 menit dari rumah yang saya tinggali sekarang.

Ya Allah, semoga saya bisa menjalankan kewajiban saya ke depannya, dan dibukakan pintu rezeki sehingga saya masih bisa bersodaqoh, dan diberi kekuatan untuk segala ujian yang Engkau berikan, amin.

Anyway, bulan April baru bisa selametan. Dateng ya!
moga2 jadi rumah yang penuh barokah, amin (lagi!)

cheers,
MR

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Slow cooker, temanku..

Berhubung bukan ratu dapur...alias bener2 ga ngerti alat perang di dapur, saya bener2 terbantu dengan penemuan slowcooker utk memasak makanan allena

Buat saya yg kerja, waktunya ga banyak utk Allena, tapi pengen terlibat banyaaaaak dalam urusan yang masuk ke perut allena, jadilah alat ini sangat membantu. Klo digodok (ya itulah, bahasa emak2, artinya dimasak dalem rantang, tpi dikasih wadah air dibawahnya, trus dimasak agak lama di kompor, kira2 gtu), ga akan sempet utk saya yang berangkat subuh, pulang isya. Sebetulnya bisa aja, tp saya harus bangun jam 3 pagi, untuk berkutat dengan kentang, wortel, zukini dan teman-temannya. Duh rempong juga ya.. Secara roh saya jg masih wara wiri kali, hehehe.

Sebetulnya bisa juga saya titipkan urusan masak memasak ini dengan ibu saya, ato dengan ART di rumah, tapi kok ya rasanya saya ga mau. Cukup deh, saya ga bisa 24 hr/7 days di dekat Allena, jangan sampe masalah makannya, saya jg ga bisa handle. Sebetulnya ini untuk menghapus rasa bersalah aj…

10-baby-thingy must have item (11! i revised)

ini postingan sebetulnya udah lamaaa bgt pengen dibuat,  tapi ga sempet2. Baru sempet kepikiran, karena ini merupakan pengalaman pribadi saya sendiri, dan baru kerasa pas anak kedua, ada beberapa barang yang ternyata lumayan pricey, tapi worth to have, malahan must have karena sangat bermanfaat. oke, let's start..
1. Pompa ASI saya ingatkan yaah, ini memang berdasarkan pengalaman saya. Mungkin di ibu baru lainnya, item ini akan tidak diperlukan. Semuanya depends on her condition. Kondisi saya? saya ibu bekerja. Untuk saya pompa ASI sangat bermanfaat, untuk mensupport saya agar bisa ASI exclusif hingga 2 tahun. Pengalaman dengan Allena, saya pumping sampai H-1 Allena usia 2 tahun, dan berhasil disapih di usia 30 bulan. Saya pakai pompa ASI, merk Medela, mini electric. Pompa ini saya peroleh dari lungsuran kakak saya. Saya sempat pakai 2 type, Medela Harmony (manual), itu pun lungsuran kakak saya. Tetapi ternyata partnya gampang banget robek, apalagi type pemakaian seperti saya, yan…

staycation: The 101 hotel and resort bogor

Mendadak staycation jadi turis sehari di kota sendiri
November ini blass kita cuma menikmati kota Bogor. Rencana ultah anak-anak di pertengahan bulan, bikin ngerem (budget) dan juga nyicil persiapan (ini sebenernya ga jelas jg sik, hahahah).  Tapi yang jelas wiken, kdg abis waktu cm buat balikin nyawa aja buat persiapan weekdays berikutnya hiihihhi.
Trus tiba2 rezeki dateng, suami bilang, dia dapet voucher nginep di The 101 hotel Bogor. Ahhh asikkk, lgsg semangad packing bwt staycationan.
hari sabtu tiba, saya memastikan rumah beres dulu. Setelah masak, nyiapin anak2 (mandi makan) dan bibi kesayangan bantu beresin rumah, baru deh kita siap2 berangkat. Hari itu bertepatan pula dengan konser piano 2 sepupu Allena, jadi skedul kami adalah, pergi ke hotel, cek in dan langsung menuju tempat konser (yang dilaksanakan di sebuah hotel lain di bogor).
Saya udah penasaran bgt sama hotel ini, lebih kepada karena lokasinya, yang berada di sentra kuliner pecinan khas Bogor. Buat turis dari Jakarta,…