Langsung ke konten utama

sms ABG

terinspirasi dari blogger2 kondang yang telah sukses...akhirnya saya coba menuaikan beberapa kejadian dalam hidup saya

well...
masih newbie...inginnya bisa menjadi lahan bagi blogger2 lain untuk bertukar ilmu, informasi..intinya membawa nilai positif...

okey...hari ini adalah hari ke-4 kerja dalam minggu ini...yang sangat sangat sangat membosankan
saya sudah dua kali nyemplung di dunia perkantoran yang berindustri hampir sama...pekerjaan ini tidak sesuai dengan bayangan awal saya..saya adalah pecinta outdoor activities...kecenderungan disuruh bercokol terus di studio dan melihat pantulan wajah sendiri di layar monitor PC saya sangat sangat membuat muak!
tapi saya bertahan...banyak pertimbangannya....

bayangkan mega...masih mending kamu melihat pantulan wajahmu di depan monitor...n tiap hari menghitung jam menunggu jam 5 ,dan menunggu tanggal 28 9Gajian...yay!), dari pada kamu liat mukamu yang mungkin ada asesoris-cukup-eye-catching (read: tai-lalat-kebanggaan) di cermin dirumahmu di jam-jam orang udah sampe nungging-nungging mengais nafkah..sedangkan kamu hanya mencet2 jerawat dirumah..hihihihi

okey itu salah satu hal yang membuat saya memecut pantat saya sendiri untuk meloncat bangun di jam 4.30 pagi..langsung terstel otomatis untuk mencari kacamata, kemudian mencari handuk dan novel, langsung nangkring di kamar mandi, beres2, dan melaju ke arah cawang (jaktim, ina).

itu saya lakonin senin-jumat untuk profesi saya yang pertama

profesi pertama?ya saya punya dua profesi...profesi yang satu algi...sama juga, saya harus stand there inside studio, the different's saya agak lebih aktif disini, 4 jam saya harus memutar lagu, iklan, membaca sms, membaca info dan adlibs, ya..ya...saya seorang freelancer di dunia broadcast. suara saya yang dikritik cempreng dan sengau biasa terdengar di hari sabtu dan minggu, dimana saya tidak menempelkan hidung-bertai-lalat itu di depan komputer berprogram auto cad...

ya.. ya... pekerjaan kedua cukup menjadi hiburan-yang-memberi-duit-lumayan-buat-beli-baso...(beneran beli baso cuy...!jangan bilang gw sok merendah)...yah mungkin plus mamang basonya sih..hayyyaaahhh

nah skrg kita mengerucut..(bahasa favorit temen kuliah saya)
saya sudah prnah melihat kinerja 2 radio yang sangat berbeda. ketika saya kuliah saya menjadi penyiar untuk radio komunitas kampus, disinilah saya jatuh cinta dan tidak bangun lagi (halah) ke dunia broadcast, disini saya mengenal keidealisan para broadcaster, susah senangnya, dll
saya pernah dijejalkan dengan kata-kata..
"saya tidak mau membuat acara request, acara itu paling kosong, dan paling basi. program murahan"
ya ya ya..itu lah yang ditanamkan SM saya dulu, intinya:jelas aja rating acara bakal tinggi, wong orang paling demen dengan rikues merikues..mari kita naikan rating, bukan dengan cara basi kek gitu..pake cara yang lebih smart sebagai seorang akademisi (it was happened in 2005)

dan ketika saya lulus, saya mengadu nasib untuk mencoba ngajol ke radio komersial di kota saya tinggal. mereka mengakui dirinya sebagai radio terbesar di kota tersebut (saya bukan pendengar mereka, jadi saya melongo saja melihat rating yang diprint and ditempel ke dinding, yang sepertinya berdasarkan survey AC-Nielsen, rating mereka memang lumayan tinggilah buat dikejer2 pemasang iklan. walaupun saya tidak memperhatikan benar data2 karakteristik pendengarnya

okey, akhirnya desember 2006 saya resmi menjadi penyiar disana...dan sudah hampir setahun saya disana, dan lebih dari 6 bulan saya ditanggungjawabi memegang acara REQUEST-yang-dibilang-murahan oleh SM saya dulu.

glek!

saya bertanya-tanya, apa kata SM saya dulu ya...die benci sekali acara seperti ini, berhub saya sudah di manajemen yang berbeda, yaa saya lakoni saja.
dan ternyata memang sungguh-sungguh membosankan membawa acara ini, saya menjadi kesulitan mengeksplorasi penggunaan kosa kata karena saya cenderung banyak membaca sms orang..yang notabene tidak jauh dari ini:

sms 1: hi...dj, ani ny di komplek X, aku mo request lagu boleh ga(hellowww...gw bukan bawa acara memasak!) aku mo riques lagu A dari grup B. lagu ini aku didedikasiin buat riri, tono, eka, andi, suci, deli, ema, ersa, gilang, mama, papa, kucing, kecoak, cicak, ...(smuaaaaaaa aja donk disebut...)

tapi dengan sabar gw bacain...
tp kadang2 ketika waktunya sempit, saya membacakan sekilas saja...hanya dari siapa, rikues apa..

dan saya menerima sms seperti ini:

sms 2: mba baca smsnya jangan sepotong2 donk!

hyuuuuuuuuuuuuuu....

kasus lain, saya memiliki mata berminus 5, silindris kiri kanan 1. dan untuk kegiatan sehari-hari saya menggunakan kontak lens (btw inget ga iklan acuevue???...kalo ga salah si bintang iklan itu bilang "saya menjadi lebih percaya diri dengan acuevue", dengan gerak mulut yang berbeda dengan kata-kata yang diucapkannya, haaaa...bikin iklan ko didubbing begitu...)
tidak, tidak... saya tidak pake acuevue, tapi memang...efeknya saya menjadi lebih percaya diri...caelaaa

ternyata kelemahan soflen yang murah, die tidak bisa mengatasi silindris, alhasil saya tetap saja masih agak2 rabun..

dan membaca sms sperti ini sngat sulit:

sms 3: hAi, NamaQ SHinT@, mO rEQuesT dONk, LaGUnyA x daRI peNYanYi Y, TiSAm BuaT ANdRi3, nTaR MalEM ke RuMAh g?diTunGGu yA..

hoooooii...kamu ga cape tuh ngegede kecilin hurup!
itu masih mending kadang mereka menjejalkan kata-kata singkatan (tren SMS)

spt:
1. Tisam: titip salam
2. ML : Minta Lagu ..yang sering ditulis dengan begini " mo ML donk!" gw cengo???hah....emang gw penghuni dolly ape!
3. CCRG: artinya cicurug (nama tempat anyway)
dll
ntr klo ada lagi, gw posting deh..lupa ne


hahhaha
itulah...salah satu kehidupan saya ketika siaran..membacakan sms2 yang dikirim pendengar yang pengen denger lagu mereka, skalian ngarep bgt namanya diudarakan, skalian nitip salam buat siapa ajaaaaaaaaaa.

n yang paling banyak buat pacar.. dan someone...(anyway, "someone" ini paling banyak penggemarnya..)

walah..gtg (singkatan juga ne...gigi tonggos gw..hee)...


hugs,
MR






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Slow cooker, temanku..

Berhubung bukan ratu dapur...alias bener2 ga ngerti alat perang di dapur, saya bener2 terbantu dengan penemuan slowcooker utk memasak makanan allena

Buat saya yg kerja, waktunya ga banyak utk Allena, tapi pengen terlibat banyaaaaak dalam urusan yang masuk ke perut allena, jadilah alat ini sangat membantu. Klo digodok (ya itulah, bahasa emak2, artinya dimasak dalem rantang, tpi dikasih wadah air dibawahnya, trus dimasak agak lama di kompor, kira2 gtu), ga akan sempet utk saya yang berangkat subuh, pulang isya. Sebetulnya bisa aja, tp saya harus bangun jam 3 pagi, untuk berkutat dengan kentang, wortel, zukini dan teman-temannya. Duh rempong juga ya.. Secara roh saya jg masih wara wiri kali, hehehe.

Sebetulnya bisa juga saya titipkan urusan masak memasak ini dengan ibu saya, ato dengan ART di rumah, tapi kok ya rasanya saya ga mau. Cukup deh, saya ga bisa 24 hr/7 days di dekat Allena, jangan sampe masalah makannya, saya jg ga bisa handle. Sebetulnya ini untuk menghapus rasa bersalah aj…

10-baby-thingy must have item (11! i revised)

ini postingan sebetulnya udah lamaaa bgt pengen dibuat,  tapi ga sempet2. Baru sempet kepikiran, karena ini merupakan pengalaman pribadi saya sendiri, dan baru kerasa pas anak kedua, ada beberapa barang yang ternyata lumayan pricey, tapi worth to have, malahan must have karena sangat bermanfaat. oke, let's start..
1. Pompa ASI saya ingatkan yaah, ini memang berdasarkan pengalaman saya. Mungkin di ibu baru lainnya, item ini akan tidak diperlukan. Semuanya depends on her condition. Kondisi saya? saya ibu bekerja. Untuk saya pompa ASI sangat bermanfaat, untuk mensupport saya agar bisa ASI exclusif hingga 2 tahun. Pengalaman dengan Allena, saya pumping sampai H-1 Allena usia 2 tahun, dan berhasil disapih di usia 30 bulan. Saya pakai pompa ASI, merk Medela, mini electric. Pompa ini saya peroleh dari lungsuran kakak saya. Saya sempat pakai 2 type, Medela Harmony (manual), itu pun lungsuran kakak saya. Tetapi ternyata partnya gampang banget robek, apalagi type pemakaian seperti saya, yan…

staycation: The 101 hotel and resort bogor

Mendadak staycation jadi turis sehari di kota sendiri
November ini blass kita cuma menikmati kota Bogor. Rencana ultah anak-anak di pertengahan bulan, bikin ngerem (budget) dan juga nyicil persiapan (ini sebenernya ga jelas jg sik, hahahah).  Tapi yang jelas wiken, kdg abis waktu cm buat balikin nyawa aja buat persiapan weekdays berikutnya hiihihhi.
Trus tiba2 rezeki dateng, suami bilang, dia dapet voucher nginep di The 101 hotel Bogor. Ahhh asikkk, lgsg semangad packing bwt staycationan.
hari sabtu tiba, saya memastikan rumah beres dulu. Setelah masak, nyiapin anak2 (mandi makan) dan bibi kesayangan bantu beresin rumah, baru deh kita siap2 berangkat. Hari itu bertepatan pula dengan konser piano 2 sepupu Allena, jadi skedul kami adalah, pergi ke hotel, cek in dan langsung menuju tempat konser (yang dilaksanakan di sebuah hotel lain di bogor).
Saya udah penasaran bgt sama hotel ini, lebih kepada karena lokasinya, yang berada di sentra kuliner pecinan khas Bogor. Buat turis dari Jakarta,…