Langsung ke konten utama

Pasangan setia


Suami saya menemukan DVD bagus. Dia tau benar saya selalu suka anjing, Karena itu film drama, ada anjingnya dan diperankan oleh Richard Gere, dia membelinya untuk jadi santapan weekend. Film Hachiko, berkisah tentang seekor anjing yg ditolong oleh seorang pria, kemudian dirawat dengan kasih sayang, dan terjalin hubungan yang sangat erat di antara keduanya. Uniknya, Hachiko sang anjing, setiap pagi mengantar sang majikan ke stasiun dan menjemputnya kembali di sore hari. Rutinitas itu berlangsung terus, hingga sang majikan tiba-tiba terkena serangan jantung dan meninggal. Tetapi, Hachiko tetap setia, menjemput ke stasiun dan menunggu majikannya pulang, setiap sore, selama 10 tahun.

Terbayangkah? 10 tahun! Hachi menjemput ke stasiun untuk mengajak majikannya pulang.

Hachiko (1923-1935)


Sejam pertama saya bosaaaan sekali nontonnya, karena yang diperlihatkan adalah rutinitas Hachi dan majikannya. Saya sempat meragukan film itu, walo anjingnya lucu, tp sempat terlintas untuk men-stop film ini di tengah-tengah. Tapi ternyata dari sebuah rutinitas yg diperlihatkan antara Hachi dan majikannya, terlihat jelas kasih sayang di antara mereka, sehingga ada hubungan yang sangat special.

Dari bosan terhadap film ini, di akhir cerita saya malah berurai air mata. Suami saya juga ^^.

Mungkin kurang tepat ya, kalo saya analogikan hubungan anjing dan majikan terhadap suatu hubungan kesetiaan. Saat ini saya menginjak bulan ke-2 menikah. Kehidupan kami sangat sangat bahagia. Setiap hari saya siapkan sarapan untuk dia. Setiap hari saya sholat berjamaah dengan dia. Setiap hari kami berangkat kerja bersama. Setiap hari kami makan malam bersama. Setiap hari saya berbagi cerita dengan dia.

Kehidupan baru ini, akan menjadi suatu rutinitas. Kehidupan baru ini, ketika terkikis waktu akan menjadi usang. Saya takut, saat itu kesetiaan menjadi pudar. Padahal dari hal-hal rutin itulah pasangan berbagi kasih sayang, sehingga tercipta hubungan yang erat seperti Hachiko yang tetap setia menunggu majikannya pulang selama 10 tahun.

Semoga kamu ga bosan ya, dengan segelas susu yang setiap pagi aku buat. Semoga tidak pernah bosan kamu setiap malam aku ajak berbagi cerita. Semoga tidak pernah bosan ya kamu setiap hari menjadi imam dalam sholat kita.

pict taken here


oia, terima kasih ossy, untuk awardnya, tapi karena dari dulu paling dodol kalo ngerjain PR award-awardan, jadi saya ga lanjutin ke yang lain ya...ditunggu real kroketnyanya..hihihi.

Komentar

ossy mengatakan…
katanya sih, anjing emang binatang paling setia sm manusia, tp buaya adalah binatang paling setia sm pasangannya, jd klo mau setia bergaulah dgn buaya, :))

megaa, thx dah dipasang ya kroket awardnya.. realnya next time yaa :D
hidung-bertahi-lalat mengatakan…
iya, anjing itu mrupakan hewan yg setia, berdasarkan penelitian entah siapa.
buaya hewan plg setia thdp pasangan, knp ada buaya darat ato air mata buaya ya? yg menggambarkan ketidaksetiaan??
titiw mengatakan…
Aku bacanya merinding ga!! iya, yang namanya rutinitas itu adalah tantangan terbesar dari pasangan. Pas nonton hachiko ini udah bukan nagis lagi deh, tapi sesenggrukaaan!! Hehehe.. :D

Postingan populer dari blog ini

Slow cooker, temanku..

Berhubung bukan ratu dapur...alias bener2 ga ngerti alat perang di dapur, saya bener2 terbantu dengan penemuan slowcooker utk memasak makanan allena

Buat saya yg kerja, waktunya ga banyak utk Allena, tapi pengen terlibat banyaaaaak dalam urusan yang masuk ke perut allena, jadilah alat ini sangat membantu. Klo digodok (ya itulah, bahasa emak2, artinya dimasak dalem rantang, tpi dikasih wadah air dibawahnya, trus dimasak agak lama di kompor, kira2 gtu), ga akan sempet utk saya yang berangkat subuh, pulang isya. Sebetulnya bisa aja, tp saya harus bangun jam 3 pagi, untuk berkutat dengan kentang, wortel, zukini dan teman-temannya. Duh rempong juga ya.. Secara roh saya jg masih wara wiri kali, hehehe.

Sebetulnya bisa juga saya titipkan urusan masak memasak ini dengan ibu saya, ato dengan ART di rumah, tapi kok ya rasanya saya ga mau. Cukup deh, saya ga bisa 24 hr/7 days di dekat Allena, jangan sampe masalah makannya, saya jg ga bisa handle. Sebetulnya ini untuk menghapus rasa bersalah aj…

10-baby-thingy must have item (11! i revised)

ini postingan sebetulnya udah lamaaa bgt pengen dibuat,  tapi ga sempet2. Baru sempet kepikiran, karena ini merupakan pengalaman pribadi saya sendiri, dan baru kerasa pas anak kedua, ada beberapa barang yang ternyata lumayan pricey, tapi worth to have, malahan must have karena sangat bermanfaat. oke, let's start..
1. Pompa ASI saya ingatkan yaah, ini memang berdasarkan pengalaman saya. Mungkin di ibu baru lainnya, item ini akan tidak diperlukan. Semuanya depends on her condition. Kondisi saya? saya ibu bekerja. Untuk saya pompa ASI sangat bermanfaat, untuk mensupport saya agar bisa ASI exclusif hingga 2 tahun. Pengalaman dengan Allena, saya pumping sampai H-1 Allena usia 2 tahun, dan berhasil disapih di usia 30 bulan. Saya pakai pompa ASI, merk Medela, mini electric. Pompa ini saya peroleh dari lungsuran kakak saya. Saya sempat pakai 2 type, Medela Harmony (manual), itu pun lungsuran kakak saya. Tetapi ternyata partnya gampang banget robek, apalagi type pemakaian seperti saya, yan…

staycation: The 101 hotel and resort bogor

Mendadak staycation jadi turis sehari di kota sendiri
November ini blass kita cuma menikmati kota Bogor. Rencana ultah anak-anak di pertengahan bulan, bikin ngerem (budget) dan juga nyicil persiapan (ini sebenernya ga jelas jg sik, hahahah).  Tapi yang jelas wiken, kdg abis waktu cm buat balikin nyawa aja buat persiapan weekdays berikutnya hiihihhi.
Trus tiba2 rezeki dateng, suami bilang, dia dapet voucher nginep di The 101 hotel Bogor. Ahhh asikkk, lgsg semangad packing bwt staycationan.
hari sabtu tiba, saya memastikan rumah beres dulu. Setelah masak, nyiapin anak2 (mandi makan) dan bibi kesayangan bantu beresin rumah, baru deh kita siap2 berangkat. Hari itu bertepatan pula dengan konser piano 2 sepupu Allena, jadi skedul kami adalah, pergi ke hotel, cek in dan langsung menuju tempat konser (yang dilaksanakan di sebuah hotel lain di bogor).
Saya udah penasaran bgt sama hotel ini, lebih kepada karena lokasinya, yang berada di sentra kuliner pecinan khas Bogor. Buat turis dari Jakarta,…