Langsung ke konten utama

willy wonka

Im now in my early trimester pregnancy. Huah rasanya ga keruan. Saya aga lumayan tough lah, biasanya *muji diri sendiri*. Dulu, ga rewel kalo harus panas2an, ga rewel meski naek angkot, ga rewel kamar ga ber-AC, ga rewel walo mandi pake air dingin, n so on. But, entering my first month of being pregnant, saya bisa dibilang getting weak. Dan rasanya tidak nyaman. Bukan saya banget. Mudah lemes, mual, ga nafsu makan *rekor*.

Sabtu minggu yg biasanya saya sibuk sekali *sok sibuk*, akhir-akhir ini saya lebih milih untuk banyak2 di rumah. Istirahat. huf. Akhirnya saya sibukin dengan nemenin misua nonton film.

Dalam memilih film pun saya rewel, misua sering kesal krn setelah berjalan 20 menit, saya minta ganti film, itu terjadi pada beberapa judul film. Saya ga tau saya 'ngidam' untuk film genre apa. Tapi film yg terlalu mikir, terlalu banyak efek, trlalu menegangkan, bikin saya puyeng. hehe

Akhirnya misua muter 'Charlie and Chocolate Factory'. I've watched it once, but the old version. Saya inget film itu, bikin saya ngiler, krn coklat dimana2. wew.

Versi terbaru ini *yg saya telat bgt nontonnya*, diperankan oleh Johnny Depp as Willy Wonka, the owner of Wonka Chocolate's factory. Waw... really, lot of thing that I can learn. Filmnya ringan sekali, tapi pesannya dalam.

Charlie, seorang anak kecil dari keluarga bisa dibilang miskin, hidup dengan nenek kakeknya, serta ayah ibunya. Hidup mereka cukup riang, meski berada dalam rumah reot dan menu makan malam yg menyedihkan. Sampai suatu hari, dunia dihebohkan dengan adanya pembagian lima tiket emas utk mengunjungi pabrik coklat Wonka, dan bagi anak yang beruntung, mungkin akan menjadi pewaris pabrik megah tersebut.

Charlie, dalam setahun hanya sekali makan coklat. Itu merupakan hadiah ulang tahunnya. Salah satu kakeknya mengecilkan mimpi Charlie, bahwa tidaklah mungkin ia bisa mendapat tiket tersebut, karena kesempatannya sangat kecil. Tapi nasib berkata lain, Charlie mendapatkan tiket terakhir untuk mengunjungi pabrik Wonka.

Charlie dan 4 peserta lainnya

Perjalanan di pabrik Wonka, sangat menyenangkan dan penuh kejutan. Tetapi satu persatu, peserta kunjungan gugur. Anak gendut yg doyan makan coklat, tereleminasi karena dia terlalu rakus makan coklat. Anak perempuan kedua tereleminasi karena sangat percaya diri akan kemampuannya, tidak mendengarkan peringatan orang lain. Anak perempuan ketiga tereleminasi bersama ayahnya, karena dia tidak mau diatur, dan selalu menuntut agar smuaaa keinginannya terpenuhi. Anak laki-laki keempat tereleminasi karena dia jg terlalu percaya diri akan kemampuannya dan tidak mau diatur. Tinggallah Charlie yg rendah hati ditemani sang kakek. Willy Wonka pun akhirnya memilih Charlie sebagai pewaris pabriknya.

Willy Wonka dan beberapa peserta kunjungan

Ternyata untuk menjadi pewarisnya, Charlie harus meninggalkan smuaaa keluarganya, dan tidak akan pernah bertemu lg. Hal itu ternyata yg dilakukan Willy di masa muda, hingga ia menjadi sangat sukses. Ternyata di luar dugaan, Charlie tidak tergiur sedikit pun. Ia tidak rela menukarkan kehangatan keluarganya dengan seluruh kekayaan Willy Wonka.

Sungai coklat dalam pabrik Wonka

Dari sanalah, Willy paham, betapa hampanya hidupnya. Berlimpah harta benda, tetapi haus kasih sayang. Ia kemudian mengunjungi ayahnya yg bertahun-tahun ditinggalkannya, dan betapa ayahnya sangat merindukan Willy.

Akhirnya Charlie pun tetap menjadi pewaris pabrik Wonka dan keluarganya bisa tetap mendampinginya. Willy pun tidak hanya memiliki pewaris, tetapi juga memiliki keluarga yang hangat dan bahagia.

lesson from the movie:

- Bermimpilah, karena dari sana awal kita meraih jalan sukses
- Sayangi dan dukung anakmu dalam batas kewajaran, yang tidak menjadi bumerang bagi perilakunya (terlalu manja, nakal, dll)
- Harta menjadi tidak ada artinya jika engkau kehilangan orang2 terpentingmu (keluarga, pasangan, dll)

The last, Johnny Depp's always gorgeous! cup!

pict taken here, here and hereee

Komentar

didot mengatakan…
lagi hamil mbak mega??

hehehe

udah lama gak mampir,maaf ya ,aku udah pindah ke WP sekarang,mampir2 dong :D

alice in wonderland gak direview mbak??
ossy mengatakan…
nah yaa ketauan mega udah melendung.. wecome to the club yah honey.. nikmatin aja masa2 awal2 itu, huehehehe
ega mengatakan…
didot: ak malah beloom nonton aliceee *penyakit suka telat nonton*. ntr ak mampir yaa ke rumah barumu...hihih

ossy: iyaaa..thank's ya darlinkk...
Anonim mengatakan…
megaaaa..oh untung aku rajin ngeblog akhir2 ini (skalian promosi) hehe..ciee..udah jadi bumil ! selamat yaaaaa... *kangen* muuaacchhh!
ega mengatakan…
raniii..ok anonim sih kamyuuuww...untung ninggalin jejak. iyah, doakan sayah yaaa! ak kangen jugaaa *hugs
yudhi puspa tya mengatakan…
hehehe egaaaa itu pelem kayaknya udah pernah diputer di tipi loh, telat banget, hihih... tapi emang ceritanya bagus ya, akyuw lebih suka willy wonka daripada alice

eniwei selamat ya darling kehamilannya, ayo kita lebih semangat menjalani kehamilan ini dengan bahagia :D

ps. ayo jajan bakso lageeeeee

Postingan populer dari blog ini

Slow cooker, temanku..

Berhubung bukan ratu dapur...alias bener2 ga ngerti alat perang di dapur, saya bener2 terbantu dengan penemuan slowcooker utk memasak makanan allena

Buat saya yg kerja, waktunya ga banyak utk Allena, tapi pengen terlibat banyaaaaak dalam urusan yang masuk ke perut allena, jadilah alat ini sangat membantu. Klo digodok (ya itulah, bahasa emak2, artinya dimasak dalem rantang, tpi dikasih wadah air dibawahnya, trus dimasak agak lama di kompor, kira2 gtu), ga akan sempet utk saya yang berangkat subuh, pulang isya. Sebetulnya bisa aja, tp saya harus bangun jam 3 pagi, untuk berkutat dengan kentang, wortel, zukini dan teman-temannya. Duh rempong juga ya.. Secara roh saya jg masih wara wiri kali, hehehe.

Sebetulnya bisa juga saya titipkan urusan masak memasak ini dengan ibu saya, ato dengan ART di rumah, tapi kok ya rasanya saya ga mau. Cukup deh, saya ga bisa 24 hr/7 days di dekat Allena, jangan sampe masalah makannya, saya jg ga bisa handle. Sebetulnya ini untuk menghapus rasa bersalah aj…

10-baby-thingy must have item (11! i revised)

ini postingan sebetulnya udah lamaaa bgt pengen dibuat,  tapi ga sempet2. Baru sempet kepikiran, karena ini merupakan pengalaman pribadi saya sendiri, dan baru kerasa pas anak kedua, ada beberapa barang yang ternyata lumayan pricey, tapi worth to have, malahan must have karena sangat bermanfaat. oke, let's start..
1. Pompa ASI saya ingatkan yaah, ini memang berdasarkan pengalaman saya. Mungkin di ibu baru lainnya, item ini akan tidak diperlukan. Semuanya depends on her condition. Kondisi saya? saya ibu bekerja. Untuk saya pompa ASI sangat bermanfaat, untuk mensupport saya agar bisa ASI exclusif hingga 2 tahun. Pengalaman dengan Allena, saya pumping sampai H-1 Allena usia 2 tahun, dan berhasil disapih di usia 30 bulan. Saya pakai pompa ASI, merk Medela, mini electric. Pompa ini saya peroleh dari lungsuran kakak saya. Saya sempat pakai 2 type, Medela Harmony (manual), itu pun lungsuran kakak saya. Tetapi ternyata partnya gampang banget robek, apalagi type pemakaian seperti saya, yan…

staycation: The 101 hotel and resort bogor

Mendadak staycation jadi turis sehari di kota sendiri
November ini blass kita cuma menikmati kota Bogor. Rencana ultah anak-anak di pertengahan bulan, bikin ngerem (budget) dan juga nyicil persiapan (ini sebenernya ga jelas jg sik, hahahah).  Tapi yang jelas wiken, kdg abis waktu cm buat balikin nyawa aja buat persiapan weekdays berikutnya hiihihhi.
Trus tiba2 rezeki dateng, suami bilang, dia dapet voucher nginep di The 101 hotel Bogor. Ahhh asikkk, lgsg semangad packing bwt staycationan.
hari sabtu tiba, saya memastikan rumah beres dulu. Setelah masak, nyiapin anak2 (mandi makan) dan bibi kesayangan bantu beresin rumah, baru deh kita siap2 berangkat. Hari itu bertepatan pula dengan konser piano 2 sepupu Allena, jadi skedul kami adalah, pergi ke hotel, cek in dan langsung menuju tempat konser (yang dilaksanakan di sebuah hotel lain di bogor).
Saya udah penasaran bgt sama hotel ini, lebih kepada karena lokasinya, yang berada di sentra kuliner pecinan khas Bogor. Buat turis dari Jakarta,…