Langsung ke konten utama

(second) honeymoon preparation

some says that it's impossible for second honeymoon

I break it! we did! yeaaahh

mungkin kondisinya beda ya, bebi ku masih mungil dan kalo dibawa2 juga dia ga akan nikmatin, jdilah kita putuskan utk menitipkan pada umi (ibu ku). Saya memang berupaya utk asi eksklusif, dan hingga sebelum saya berangkat, stock ASIP saya di freezer skitar 40 botol lebih. Itu untuk konsumsi saya selama di kantor dan jika ada perjalanan luar kota. Tapi ternyata, stok itu juga utk antisipasi trip kali ini. Saya akan jauh dari Allena selama 3,5 hari. Stock itu cukup utk selama saya pergi, tetapi yang saya takutkan adalah terjadinya nursing strike sekembalinya saya ke tanah air. Nursing strike biasa terjadi krn bayi sudah menikmati menyusu dari botol, sehingga tidak mau lagi menyusu dari puting. Hampir mirip dengan nipple confusing (bingung puting), but it is worse.

okehh let me share what to do utk second hanimun kami.

1. Find promo ticket! Penting bgt! karena sayang juga klo budget liburan dihabiskan hanya utk membayar tiket yg mahal. Again and again, saya memanfaatkan Air asia. Kami beli tiket pulang pergi hanya 1,1 juta utk berdua! including bagasi up to 20kg :). murahhhh kann?? ihihih

2. Tentukan pilihan. we've chosen Phuket Island to have some relaxing time just for two. Actually, we both have never been there, skalian utk experience aja. Phuket juga terkenal dengan alamnya yg luarrrrrrrr biasa indah

3. Kasak kusuk dengan orang2 yg sudah pernah pergi ke sana. Menanyakan apa yg recommended utk dilakukan. Saya juga googling ttg Phuket dan saya menemukan 10 thing to do in Phuket. Berhubung kami hanya akan 3 hari 3 malam disana, so tidak banyak jg yg bisa dilakukan. Tapi kami memutuskan utk ikut tour mengunjungi Phanga Island dan James bond island. Sebetulnya masih banyak lagi aktivitas yg menarik, seperti nonton kabaret banci (Simon cabaret show), pagelaran spektakuler ala Thai di Fantasea, mengunjungi Big Buddha, mengunjungi old phuekt town, thai boxing, dll.

4. Melakukan booking hotel is a must. Ga mau kan sampe sana luntang lantung cari hotel, dan biasanya jika tidak booking dl, harganya cukup mahal. Searchinglah hostel murah. Cari yg sesuai kebutuhan dan kantong. Kami berhasil mendapatkan hotel baru yg bagus, hanya 10 menit berjalan kaki dari pusat keramaian phuket di Patong. Asialoop hotel menawarkan kamar economy rate hanya 700 bath (sktr rp 210.000/malam). fasilitas AC, kamar mandi dalam, kulkas mini, TV, water heater. They have swimming pool on roof top also! nice! Saya berkoordinasi dengan Marco, manager hotel asia loop. He's very friendly. This hotel is totally recommended.

5. Menyiapkan uang bath. Saya merekomendasikan GM valas untuk transaksi jual beli valas. Ratenya bagus sekali. Saya survey ke 3 tempat skaligus. Ada yg menawarkan 1 Bath dengan harga Rp 320, ada yg menawarkan Rp 305. GM menawarkan Rp 299! manchaaap! Uangnya ready bahkan bisa delivery untuk pembelian di atas 1000 US$. Paling penting nih, GM valas bisa online chat utk tanya2. hehehe

6. Pakaian yg dibawa juga harus disesuaikan. Ingat! kita mau jd anak pantaiii bok, jd mantel bulu ga usah dibawa, pliss. Ato kamu mau ikutan Simon cabaret show??hehe. Cukup jeans, kaos oblong dan kaos2 katun yg nyaman. Jangan lupa pakaian renang dan perlengkapannya. Masa cuma liat laut n dipoto jd background doang. Harus nyelup donk.

7. Perlengkapan? mhhh.. berhubung saya breastfeeding mother, banyak ajaaahh yg mau dibawa. Saya bawa 2 cooler bag (soft and hard), 2 ice gel pack sedang, 6 ice gel pack kecil, 1 blue ice sedang, blue ice pack besar, set alat pompa manual medela, sabun botol merk Sleek, disinfectan spray, nursing cover (apron) dan kantung ASIP sekitar 25 lembar (merk Nature).

8. Kamera, kamera, kamera! recommend utk bawa SLR, SANGAT! berhubung ga punya, cukup bawa kamera pocket. jangan lupa chargernya yaaaaaaaaaaaaaaaaaah. Kosongkan memory sebelum pergi, krn kamu psti butuh banyaaaaaaak space utk mengabadikan view2 yg indah.

9. Untuk para ibu yg akan membawa ASIP ke dalam kabin pesawat, tenangggg ajaa. Karena ASIP ada pengecualian, Pada umumnya penumpang dilarang membawa cairan lebih dari 3 ons ato 100 ml per kemasan di dalam kabin. Tapi untuk ASIP is unlimited! Jangan lupa bawa surat keterangan dokter anak/bidan yg menerangkan bahwa kita adalah ibu menyusui yg terbang tanpa bayi. Kemudian bawalah print out peraturan dari TSA yg menerangkan ttg pengecualian terhadap ASIP. Ketika di bandara phuket (HKT) dan mau kembali ke Soetta, saya sempat tertahan lama karena officer bandara keukeuh untuk menyita ASIP saya. Huaaa, rasanya mengkel dan betee bgt! dan mereka pun terbatas dengan english, parah!!! jadinya saya susah payah menjelaskan ttg aturan TSA, tapi mereka tetap ga ngerti. Untunglah petugas dari Airasia datang membantu dan paham ttg aturan tersebut, sehingga akhirnya saya di-note sebagai breastfeeding mother, dan tetap bisa membawa ASIP ke dalam kabin (2 cooler bag, full!). Alhamdulillah, oleh2 utk allena paling banyak. Saya berhasil mengumpulkan 18 bag ASIP, masing2 kurang lebih 150-200 ml. Sekitar 2 L. hihihiih

Jika ada yg mau bertanya ttg rule TSA, silahkan kontak saya atau AIMI. Saya juga dapat info ttg TSA dari Aimi, sehingga confident bgt utk meninggalkan allena beberapa hari.

10. Bawa cemilan dan minuman sachet cukup banyak. Di Phuket sulit untuk mendapatkan makanan halal. Maka itu cemilan2 cukup untuk mengganjal sementara sebelum menemukan resto yg halal.

11. Untuk para ibu, untuk mengantisipasi nursing strike, plis do what I did. Saya sering meminta izin pada allena, dan bilang kalau saya mau pergi beberapa hari dengan daddynya. Saya bilang, "Allena, mommy mau pergi sebentar sama daddy. Allena jadi anak baik ya, sehat dan ceria. Allena baik2 sama umi, jangan ngerepotin, kasian umi cape. Allena kalo mommy ga ada, miminya dari botol ya, tapi klo ada mommy, langsung nenen dari mommy. Allena pintar ya". Kalimat itu saya dengungkan teruuus, termasuk setiap pagi sebelum berangkat ke kantor. Kami juga commit, meski ketika saya pulang, masih ada ASIP yg sudah dipanaskan. ASIP itu tidak boleh dihabiskan, tapi allena harus lgsg nenen dari saya. Sayang sihh...tpi menyusui langsung jauh lebih berharga. Alhamdulillah, Allena tetap semangad nenen langsung dari saya, dan saya membuang 40 ml ASIP yg sudah dipanaskan. well, word does have its power of suggestion. So gunakan kata2 positif pada anak, karena akan mensugesti mereka ke arah positif jg.

Nah...segitu dulu ya.. next I'll post about my experience in phuket, all include with price. Jadi bisa kira2 deh utk budgeting liburan di phuket :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Slow cooker, temanku..

Berhubung bukan ratu dapur...alias bener2 ga ngerti alat perang di dapur, saya bener2 terbantu dengan penemuan slowcooker utk memasak makanan allena

Buat saya yg kerja, waktunya ga banyak utk Allena, tapi pengen terlibat banyaaaaak dalam urusan yang masuk ke perut allena, jadilah alat ini sangat membantu. Klo digodok (ya itulah, bahasa emak2, artinya dimasak dalem rantang, tpi dikasih wadah air dibawahnya, trus dimasak agak lama di kompor, kira2 gtu), ga akan sempet utk saya yang berangkat subuh, pulang isya. Sebetulnya bisa aja, tp saya harus bangun jam 3 pagi, untuk berkutat dengan kentang, wortel, zukini dan teman-temannya. Duh rempong juga ya.. Secara roh saya jg masih wara wiri kali, hehehe.

Sebetulnya bisa juga saya titipkan urusan masak memasak ini dengan ibu saya, ato dengan ART di rumah, tapi kok ya rasanya saya ga mau. Cukup deh, saya ga bisa 24 hr/7 days di dekat Allena, jangan sampe masalah makannya, saya jg ga bisa handle. Sebetulnya ini untuk menghapus rasa bersalah aj…

staycation: The 101 hotel and resort bogor

Mendadak staycation jadi turis sehari di kota sendiri
November ini blass kita cuma menikmati kota Bogor. Rencana ultah anak-anak di pertengahan bulan, bikin ngerem (budget) dan juga nyicil persiapan (ini sebenernya ga jelas jg sik, hahahah).  Tapi yang jelas wiken, kdg abis waktu cm buat balikin nyawa aja buat persiapan weekdays berikutnya hiihihhi.
Trus tiba2 rezeki dateng, suami bilang, dia dapet voucher nginep di The 101 hotel Bogor. Ahhh asikkk, lgsg semangad packing bwt staycationan.
hari sabtu tiba, saya memastikan rumah beres dulu. Setelah masak, nyiapin anak2 (mandi makan) dan bibi kesayangan bantu beresin rumah, baru deh kita siap2 berangkat. Hari itu bertepatan pula dengan konser piano 2 sepupu Allena, jadi skedul kami adalah, pergi ke hotel, cek in dan langsung menuju tempat konser (yang dilaksanakan di sebuah hotel lain di bogor).
Saya udah penasaran bgt sama hotel ini, lebih kepada karena lokasinya, yang berada di sentra kuliner pecinan khas Bogor. Buat turis dari Jakarta,…

10-baby-thingy must have item (11! i revised)

ini postingan sebetulnya udah lamaaa bgt pengen dibuat,  tapi ga sempet2. Baru sempet kepikiran, karena ini merupakan pengalaman pribadi saya sendiri, dan baru kerasa pas anak kedua, ada beberapa barang yang ternyata lumayan pricey, tapi worth to have, malahan must have karena sangat bermanfaat. oke, let's start..
1. Pompa ASI saya ingatkan yaah, ini memang berdasarkan pengalaman saya. Mungkin di ibu baru lainnya, item ini akan tidak diperlukan. Semuanya depends on her condition. Kondisi saya? saya ibu bekerja. Untuk saya pompa ASI sangat bermanfaat, untuk mensupport saya agar bisa ASI exclusif hingga 2 tahun. Pengalaman dengan Allena, saya pumping sampai H-1 Allena usia 2 tahun, dan berhasil disapih di usia 30 bulan. Saya pakai pompa ASI, merk Medela, mini electric. Pompa ini saya peroleh dari lungsuran kakak saya. Saya sempat pakai 2 type, Medela Harmony (manual), itu pun lungsuran kakak saya. Tetapi ternyata partnya gampang banget robek, apalagi type pemakaian seperti saya, yan…