Langsung ke konten utama

experiencing malaysia


after several months, then we three got a chance to wander to a new place

Yayaya..orang-orang sy yah dah sering bgt ke Kuala Lumpur (KL), malaysia, tapi maklumlah kami bertiga baru pertama kali ke KL, jadi punteen kalo postingannya kampina sekali (baca: kamfung)

Actually, sebetulnya ga terlalu niat pengen ke KL, tp saya kecanduan ama promo budget airlines, jadilah pas ada promo ke KL, diembat juga. Saya dapat tiket promo airasia (again!) utk PP jkt-KL senilai 1,3jt utk bertiga! akkkk senangnya! Sebenernya ngincer Vietnam, tp kok ya mihiill. Ngincer Phuket (lagi??) kok ya sama, mihil juga. Akhirnya pilihan jatuh ke KL, krn ada yg murce.

Senangnya karena ini kedua kalinya ngajakin Allena traveling abroad. Ketika ke Singapore, Allena masih piyik, jd masih belum terlalu ngerti juga jalan2. Tapi sekarang doi dah 2 taun! (dah bayar kursi pesawat, hik hik) maksudnya dah bisa ikutan ngerasaan excitednya jalan-jalan. Horeee,,,

Berhubung tiket promo, jadilah saya belinya beberapa bulan sebelum

hari keberangkatan. Tapi enaknya, saya jadi lebih prepare utk nyiapin itinirary, book hotel dan mempelajari sistem transportasi di KL. Kami memang lebih suka ala bekpeker, mencoba untuk menghindari tur-turan, biar lebih leluasa...nggg leluasa budgetnya maksudnya (AKA hemat) hahaha

Kami tinggal di The Nest, backpacker hostel di daerah Raja Chulan (sekitaran Bukit Bintang). I do love this place, klo ada kesempatan untuk ke KL, saya mau nginep disini lagi. Service excelence bgt, staffnya ramah dan informatif. Sabar bgt ngajarin ke saya yg firs timer ke KL. Kamarnya bersih. Interiornya bagus. Sarapannya lumayan lengkap! 2 macam type sereal, susu, pisang, 2 macam roti (gandum dan tawar), 3 macam selai dan beberapa minuman seduh (milo, teh dan kopi). Harganya murce pulak. Paling penting, lokasi! Deket bgt sama monorail Raja Chulan dan halte bus GoKL (bus gretong yg muter-muter KL).

Kami stay di KL selama 5 hari 4 malam. Lumayan juga banyak yg dikunjungi, dan cukup banget menampar, bahwa malaysia jauhhh yah lebih maju dari Indonesia (sad to say, but it's true). Kotanya bersih, tertata dan tidak semrawut. Taman-taman dan bangunan terawat dengan baik. Walo jujur sy, utk sistem transportasi, KL masih belum seintegrasi Singapore, tapi KL is on the way to be equal as Sing. They already have monorail, rapid mass transportation and good bus. Soon they will be like sing.

Saya membawa stroller roda 3 merk iSport, krn stroller ini ringan dan ringkes. Mudah digotong2 dan dilipat. Pedestrian KL pun sudah stroller and handycap friendly. Alhamdulillah, allena betah bgt di stroller ini, jadi saya ga banyak ngegembol2 allena yang sekarang dah berat bgt.

Hari pertama, kami landing di KL cukup malam, jadi kami langsung ke hotel dan tidur. Hari kedua, kami bangun pagi dan langsung tancap ke Batu Caves. Batu caves, sebuah kuil Hindu yang unik bgt, walo dekat dengan hutan betonnya KL, tapi masih sangat terjaga keasliannya. Untuk mencapai kuil ini kami harus naik tangga yang lumayan bikin ngos-ngosan, tangganya yaolooo...banyak amiir dan curam pulak, tambahlah saya harus gendong Allena, huaaa! Tapi adrenalin lg tinggi, jadi semangat aja ampe ke puncak. It was totally worthed to climb up the steepy ladder, we could see the skyline of KL city.Untuk mencapai batu caves, kami menggunakan MTR,
 

Setelah dari batu caves, kami ke daerah Masjid Jamek untuk solat, tapi unfortunately, trnyata masjid jamek lg underconstruction, jadi kami melipir ke masjid lain dan meneruskan jalan ke Central market (pusat oleh-oleh). Setelah belanja oleh-oleh (yg hampir miriiip bgt ama oleh-oleh singapur), kami meneruskan ke twin tower petronas, untuk menghabiskan sore dan melihat atraksi air mancur menari yang terkenal itu.
 
 
 

hari ketiga kami berangkat pagi lagi dan langsung menuju Genting Highland. Genting Highland merupakan tempat wisata yang bisa dicapai dengan bus dari terminal KL sentral. Sampai di Genting kami melanjutkan naik skyway selama 10 menit. Lagi-lagi kami takjub, betapa pemerintah dan pengelola genting concern untuk tidak banyak merusak lingkungan, walo terdapat resort di puncak gunung.Di resort ini ada amusement park yang lumayan sudah cukup tua, tapi kami tidak masuk, karena udara dingin. Jadi kami banyak main di indoor themepark yang lumayan ga beda jauh ama tempat main di MOI. hihihiih. Pulang sore naik bus lagi menuju KL sentral, balik ke the nest. Malem jalan ke Menara KL yang deket bgt dari The Nest. Lumayan creepy, karena jalannya sepi dan sempet papasan ama orang2 Bangla yang agak menyeramkan krn mereka seperti mengincar kamiii (GR apa gimana sy). Tapi Alhamdulillah, pulang pergi selamat tanpa kurang apa pun.

Hari keempat, kami berangkat menuju KLCC, makan siang di foodcourtnya yang ternyata tidak mahal looh sodara-sodaraaa...padahal emolnya okeh punya. Lalu lanjut main ke Petronas Science Center. Allena demen bgt disini. Science Centernya bertema tentang bisnis petronas sendiri yang ga jauh dari energi. Disana bisa belajar dari asal usul tambang sampai pengolahan dan penggunaannya. Wooogh, keren bgtt. HTMnya dibedain antara Malaysian dan Non. Untuk Non/Foreigner dikenakan sekitar 72.000 IDR, dan allena masih gretoong ihihihihihihi. Aseeeeek.






Setelah main di petronas, kami meluncur ke PutraJaya, yang mana keretanya mihil yah neekk (hampir 40rbuan), dan sayang sekali karena tanpa informasi lengkap dan rencana matang, kami banyaknya plenga-plengo doang di PutraJaya. Foto-foto bentar lanjut pulang, karena dah magrib. What a waste. Tapi kami sempet muter sedikit di putra jaya dengan bus yang mo kemana aja tarifnya cuma IDR 1500, dan bisa dilihat Putra Jaya yang didisain sebagai pusat pemerintahan dan perumahan pegawai sangat apik, rapih dan terencana. Di terminal bus putra jaya, kami ketemu sama TKW asal brebes, yang ternyata memberi tahu, banyakkk bgt obyek wisata di Putra Jaya yang dikategorikan a-must-visit, tapi baiknya dari pagi klo ke sana.  hik hik hik. noted that!

Hari terakhir sebelum cek out, dan flight ke Jakarta sekitar jam 3, kami jalan-jalan lagi ke Menara KL. Foto-foto sebentar (karena pas visit ke KL tower malem-malem, batere kamera dan HP habiisss). Balik ke the nest, packing dan pulaaaaang. Pulangnya naik taxi ke LCCT, yang kalo siang hari kenapa terasa jauhhh bgt yak, sekitar 2 jam perjalanan dari KL. LCCT siang hari pun crowded bgtt. Kami sempet get lost di counter check in, dan panikiwati krn takut over baggage. hahahahahha


 All in all, trip ke malaysia seruuuu.. 
dan saya ngincer penang n langkawi nih..krn denger ceritanya resort disana okehh juga. waaaaaaaaaaaw




Komentar

yudhi puspa tya mengatakan…
*nemplok masuk ke dalem koper allena biar bisa diangkut jalan2 ke penang or langkawi juga* :D

Postingan populer dari blog ini

Slow cooker, temanku..

Berhubung bukan ratu dapur...alias bener2 ga ngerti alat perang di dapur, saya bener2 terbantu dengan penemuan slowcooker utk memasak makanan allena

Buat saya yg kerja, waktunya ga banyak utk Allena, tapi pengen terlibat banyaaaaak dalam urusan yang masuk ke perut allena, jadilah alat ini sangat membantu. Klo digodok (ya itulah, bahasa emak2, artinya dimasak dalem rantang, tpi dikasih wadah air dibawahnya, trus dimasak agak lama di kompor, kira2 gtu), ga akan sempet utk saya yang berangkat subuh, pulang isya. Sebetulnya bisa aja, tp saya harus bangun jam 3 pagi, untuk berkutat dengan kentang, wortel, zukini dan teman-temannya. Duh rempong juga ya.. Secara roh saya jg masih wara wiri kali, hehehe.

Sebetulnya bisa juga saya titipkan urusan masak memasak ini dengan ibu saya, ato dengan ART di rumah, tapi kok ya rasanya saya ga mau. Cukup deh, saya ga bisa 24 hr/7 days di dekat Allena, jangan sampe masalah makannya, saya jg ga bisa handle. Sebetulnya ini untuk menghapus rasa bersalah aj…

staycation: The 101 hotel and resort bogor

Mendadak staycation jadi turis sehari di kota sendiri
November ini blass kita cuma menikmati kota Bogor. Rencana ultah anak-anak di pertengahan bulan, bikin ngerem (budget) dan juga nyicil persiapan (ini sebenernya ga jelas jg sik, hahahah).  Tapi yang jelas wiken, kdg abis waktu cm buat balikin nyawa aja buat persiapan weekdays berikutnya hiihihhi.
Trus tiba2 rezeki dateng, suami bilang, dia dapet voucher nginep di The 101 hotel Bogor. Ahhh asikkk, lgsg semangad packing bwt staycationan.
hari sabtu tiba, saya memastikan rumah beres dulu. Setelah masak, nyiapin anak2 (mandi makan) dan bibi kesayangan bantu beresin rumah, baru deh kita siap2 berangkat. Hari itu bertepatan pula dengan konser piano 2 sepupu Allena, jadi skedul kami adalah, pergi ke hotel, cek in dan langsung menuju tempat konser (yang dilaksanakan di sebuah hotel lain di bogor).
Saya udah penasaran bgt sama hotel ini, lebih kepada karena lokasinya, yang berada di sentra kuliner pecinan khas Bogor. Buat turis dari Jakarta,…

10-baby-thingy must have item (11! i revised)

ini postingan sebetulnya udah lamaaa bgt pengen dibuat,  tapi ga sempet2. Baru sempet kepikiran, karena ini merupakan pengalaman pribadi saya sendiri, dan baru kerasa pas anak kedua, ada beberapa barang yang ternyata lumayan pricey, tapi worth to have, malahan must have karena sangat bermanfaat. oke, let's start..
1. Pompa ASI saya ingatkan yaah, ini memang berdasarkan pengalaman saya. Mungkin di ibu baru lainnya, item ini akan tidak diperlukan. Semuanya depends on her condition. Kondisi saya? saya ibu bekerja. Untuk saya pompa ASI sangat bermanfaat, untuk mensupport saya agar bisa ASI exclusif hingga 2 tahun. Pengalaman dengan Allena, saya pumping sampai H-1 Allena usia 2 tahun, dan berhasil disapih di usia 30 bulan. Saya pakai pompa ASI, merk Medela, mini electric. Pompa ini saya peroleh dari lungsuran kakak saya. Saya sempat pakai 2 type, Medela Harmony (manual), itu pun lungsuran kakak saya. Tetapi ternyata partnya gampang banget robek, apalagi type pemakaian seperti saya, yan…