Langsung ke konten utama

mendadak bangkok

it used to be yogya trip as our journey highlight this year
but
God planned something sweeter


Mendadak banget diajakin jalan ke Bangkok ama orang kantor. Well, krn bukan berbau survey kerjaan, lebih kepada refreshing, mana tega sikkk ninggalin si kunyil?? hihiih. Eh bapake pengen ngikut jugaa, ya udaaahh judulnya liburan 'keluarga besar'.

Ini adalah kali pertama saya beli tiket ga promo! aihhh mahallnyaaaa....tp gpp deh buat allena dan daddy, kan saya mah hhrratess dr kantor. ihiihi. Klo diitung mah sama aja kek kami jalan bekpekeran bertiga, kikiki.

Untuk trip ke bangkok ini, saya dan teman kntor yang arrange, dari pembelian tiket sampai ke tour agent di sana. Kami sengaja pake tour agent, karena di bangkok kami pergi dalam rombongan, yang mana kalo bekpekeran bakalan rempong, waktunya ga bisa dikontrol, dan lagi ada atasan saya dan keluarganya. Moso mo bekpekeran sik? hihihih

Itinerarynya seru-seru, dan kenapa yahh saya sukaa bgt ama culture thai, makanannya, budayanya, harga oleh-olehnyaaaa...wakwakwak....semua cocokkk bgt di lidah dan di kantong hahaha

Hari pertama kami langsung menuju hotel, karena sudah malam. It was my first day having period, tiba2 abis landing di Don Muaeng Int. Airport, sakit perut ampun-ampunan. Akhirnya saya ga ikut makan malam, tapi tidur di mobil. Allena dan daddy yang cari obat buat saya, thanks dear! Sampai di hotel, Allena langsung inspeksi ruang. Hal pertama yang dicek adalah kamar mandi, begitu lihat mandi pake shower, doi langsung ngoceh "ini bukan hoteeell...ini kamar aja". krik krik krik, She categorized a hotel room form the bath tub facility. hihihi.

Pagi harinya kami bangun, and i was sooo much better. Siap2 sarapan dan langsung menuju wat arun dan chao praya. Wat arun adalah candi di kota bangkok yang berada di pinggir sungai. Untuk mencapainya kita bisa menyebrang dengan kapal. Di sungai sekitar chao praya banyakkkk ikan patin. Ukurannya besar-besar, dan turis bisa memberi makan roti. Allena terpana dan girang bgtt bisa kasih makan ikan.
 
 
 
Wat arun keren! saya pernah sekali ke bangkok ketika kecil, dan saat itu saya sudah terpana dengan detil arsitektur dan kemegahannya. Sekali lagi tetep aja saya ternganga dengan keindahan arsitektur siam. Di wat arun kami sempat berbelanja oleh-oleh.
 
 
 Setelah dari wat arun, kami menuju makan siang di sebuah hotel bernama Patra, lanjut dari sana kami menuju Pattaya. Dalam perjalanan menuju Pattaya, kami singgah di Honey shop. Honeyshop disini berupa agrowisata madu, pengunjung diajak untuk melihat beraneka ragam jenis lebah, sarangnya, hingga produk madu yang berkhasiat tinggi dari madu, royal jelly, dll. Olahan madu disini juga dibuat menjadi coklat, es krim, mead, yogurt, dll. Saya sedikit kaget, karena di honey shop ini mereka sudah menyiapkan tour guide yang berbahasa indonesia. Segitu banyaknya yahh turis indo ke thai?
Setelah dari honey shop, kita mampir ke gems and jewelry, ini semacam toko perhiasan milik pemerintah, tapi lagi-lagi dehhh yah, dikemas sangat menarik. begitu kami sampai, kami langsung diminta naik kereta, disana kami diajak tur berkeliling menceritakan tentang asal muasal batu permata dan kemudian bagaimana prosesnya, dan akan menjadi apa tu batu-batu permata. Selama tur kereta, bahasa yang dipergunakan yaitu bahasa indonesia! eydaan, lagi2 dehh, banyak yahhh turis indo belanja permata ke sane?? duileee. Ketika akhir tur kereta, kami sampai di tempat pembuatannya, disana kami bisa melihat staf-staf yang sedang menggosok batu permata, mencuci, membentuk, dll. Ujung-ujungnya sih belanjaaa, ada tempat khusus untuk membeli permata dan cenderamata lainnya, tapi mihil-mihilll bgt nekkk...jadi saya cuma nonton, puk-puk.

Dari Gems and jewelry, kami mampir di restoran A-one di pattaya, saya baru ngeh, bentuk resto yang seperti kapal ini ternyata resto yang sama saya kunjungi taun 1996. hahaha, tapi udah direnov dan makannya buffet, yummy smuaa. Setelah makan, kami langsung menuju hotel. Allena girang bgt, pas inspeksi mendapati kamar lengkap dengan bath tub, hahaha.
 
 


Saya juga hepi, wifi bisa smpe kamar! langsung kontak orang rumah untuk infoin kabar2 kami. Kami siap2 karena jam 9.30 kami mau nonton banci!! hihi, sebelum menuju Alcazar cabaret show, kami muter-muter pattaya, dan pattaya mirip bgt sama patong beach di phuket, ato kuta di bali. Meriah dan santai. Di Alcazar kami nonton show para transgender, lucu dan cukup menghibur, tapi klo inget mereka tuh laki smua, langsung bersyukur dehhh walo ga punya idung mancung, kulit putih, bahu mungil, pinggul langsing, boops gede dsb dsb..yang penting orisinil! hihihi
Setelah nonton cabaret, kami pulang ke hotel dan istirahat. Allena nyenyak bgt tidurnya, sampai kami ga sempet liat sunrise di pagi hari. Agak kecewa krn jadwal yang padat, allena ga smpet renang di hotel dan ga smpet maen ke pantai. PAdahal alat perangnya udah disiapin smua.
 
Pagi harinya setelah sarapan, kami menuju Nong Nooch Farm, dimana kita bisa melihat nursery tanaman dan tempat penangkaran gajah. Menarik bgt, lanskapnya indah tertata, performance tari lokal dan show gajahnya sangat menarik. Ternyata Nong Nooch dikelola oleh sebuah keluarga yang dipimpin oleh wanita berusia 78 taun! 
 
 
 
Setelah nonton gajah, kami langsung menuju bangkok. Sempat mampir di tempat oleh2 dry food, di sini mahaaaaal smua, tp karena takut ga smpet beli2, ya udah deh ikutan beli. Dari sana kami menuju MBK, salah satu mall di bangkok. Kami akan mengunjungi madame tussaud di mall siam discovery (seberang MBK). MBK sama sekali ga menarik, selain mahal-mahal, barangnya ga jauh dari ITC di jakarta. Madame tussaud cukup menarik, selama kurleb sejam, kami puas deh foto-foto, suami bahkan niat bgt, ampir smua patung difotoin. hadeh hadeh. ga nyangka allena juga antusias disini. ikutan foto-foto ama patung.
Dari madame tussaud, kami menuju asiatique. tempat wisata belanja dan kuliner. Ahhh damn, asiatique keren, nyaman dan menarik! Hampir mirip suasana Paris Van Java, tapi lebih seru menurut saya. Harga oleh2 disini jauhh lebih murah dan enak ditawarnya. Tau gitu olehh-oleh makanan borong disini. hihihi. Di asiatique ada marry go round, hampir mirip sama Flyer-nya singapore, tapi lebih kecil. Asiatique lengkap bgt, dari makanan kering, cenderamata, pakaian, makanan sampeee thai massage. Saya sama suami smpet mau thai massage disini, tapi tnyata antri, dan kami takut kemaleman,  ga jadi dehh...
Setelah gempor di asiatique, kami pulang ke hotel (hampir jam 11 malem ajaaahh), allena dan suami langsung tepar. Tapi saya mesti nyicil packing. hik hik. Esok paginya, kami sarapan, packing akhir (masuk aja tuhh smua oleh-oleh, baju kotor, dll), dan smpetin jalan-jalan di tradisional market sekitar hotel, demi cari buah lokal hihihi.

Cek out dari hotel, kami menuju Golden palace, It changes nothing since my first visit in 1996, ttp bagus, makin terawat dan bersihhhh. keren!
 
 
 
Foto-foto dan terkagum-kagum sama arsitektur siam, kami lanjut menuju cathucak, weekend market di bangkok. Tujuannya mo cari dessert lokal dan lengkapin oleh-oleh yang belum terbeli. Disini saya beli pakaian lokal buat ke kantor, dan nyari mangga ketannn! ahahahha kesampean jugaa dehhh makan mangga ketan, duren ketan dan delima lokaal. Happy tummy!
 
 Setelah puasin perut di catuchak, kami langsung menuju bandara. ahhh sedih akhirnya berakhir liburan kami. ihihihhi. 
 
 
Saya lagi-lagi salut dengan pemerintah Thai dalam mengelola pariwisata, sangat detil, terintegrasi dan sangat terencana. Sungguh menyamankan turis. Kapan yaaa Indonesia kyk gitu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Slow cooker, temanku..

Berhubung bukan ratu dapur...alias bener2 ga ngerti alat perang di dapur, saya bener2 terbantu dengan penemuan slowcooker utk memasak makanan allena

Buat saya yg kerja, waktunya ga banyak utk Allena, tapi pengen terlibat banyaaaaak dalam urusan yang masuk ke perut allena, jadilah alat ini sangat membantu. Klo digodok (ya itulah, bahasa emak2, artinya dimasak dalem rantang, tpi dikasih wadah air dibawahnya, trus dimasak agak lama di kompor, kira2 gtu), ga akan sempet utk saya yang berangkat subuh, pulang isya. Sebetulnya bisa aja, tp saya harus bangun jam 3 pagi, untuk berkutat dengan kentang, wortel, zukini dan teman-temannya. Duh rempong juga ya.. Secara roh saya jg masih wara wiri kali, hehehe.

Sebetulnya bisa juga saya titipkan urusan masak memasak ini dengan ibu saya, ato dengan ART di rumah, tapi kok ya rasanya saya ga mau. Cukup deh, saya ga bisa 24 hr/7 days di dekat Allena, jangan sampe masalah makannya, saya jg ga bisa handle. Sebetulnya ini untuk menghapus rasa bersalah aj…

staycation: The 101 hotel and resort bogor

Mendadak staycation jadi turis sehari di kota sendiri
November ini blass kita cuma menikmati kota Bogor. Rencana ultah anak-anak di pertengahan bulan, bikin ngerem (budget) dan juga nyicil persiapan (ini sebenernya ga jelas jg sik, hahahah).  Tapi yang jelas wiken, kdg abis waktu cm buat balikin nyawa aja buat persiapan weekdays berikutnya hiihihhi.
Trus tiba2 rezeki dateng, suami bilang, dia dapet voucher nginep di The 101 hotel Bogor. Ahhh asikkk, lgsg semangad packing bwt staycationan.
hari sabtu tiba, saya memastikan rumah beres dulu. Setelah masak, nyiapin anak2 (mandi makan) dan bibi kesayangan bantu beresin rumah, baru deh kita siap2 berangkat. Hari itu bertepatan pula dengan konser piano 2 sepupu Allena, jadi skedul kami adalah, pergi ke hotel, cek in dan langsung menuju tempat konser (yang dilaksanakan di sebuah hotel lain di bogor).
Saya udah penasaran bgt sama hotel ini, lebih kepada karena lokasinya, yang berada di sentra kuliner pecinan khas Bogor. Buat turis dari Jakarta,…

10-baby-thingy must have item (11! i revised)

ini postingan sebetulnya udah lamaaa bgt pengen dibuat,  tapi ga sempet2. Baru sempet kepikiran, karena ini merupakan pengalaman pribadi saya sendiri, dan baru kerasa pas anak kedua, ada beberapa barang yang ternyata lumayan pricey, tapi worth to have, malahan must have karena sangat bermanfaat. oke, let's start..
1. Pompa ASI saya ingatkan yaah, ini memang berdasarkan pengalaman saya. Mungkin di ibu baru lainnya, item ini akan tidak diperlukan. Semuanya depends on her condition. Kondisi saya? saya ibu bekerja. Untuk saya pompa ASI sangat bermanfaat, untuk mensupport saya agar bisa ASI exclusif hingga 2 tahun. Pengalaman dengan Allena, saya pumping sampai H-1 Allena usia 2 tahun, dan berhasil disapih di usia 30 bulan. Saya pakai pompa ASI, merk Medela, mini electric. Pompa ini saya peroleh dari lungsuran kakak saya. Saya sempat pakai 2 type, Medela Harmony (manual), itu pun lungsuran kakak saya. Tetapi ternyata partnya gampang banget robek, apalagi type pemakaian seperti saya, yan…