Langsung ke konten utama

34 weeks

3 weeks to my maternity leave! 
yaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaayyyyyyyyyy

so many things happened in the past 8 months, im talking about my second pregnancy.

rekap dikit.

trimester 1: 
Mual dan beberapa kali muntah. Makan tiap 2 jam sekali. 
Lemeeeeeeeess lemeeeesss. 
Ngungsi di rumah orang tua krn ga bisa ngapa2in di rumah sendiri. Ga mau masakkk!!!!! 
Melakukan perjalanan ke penang dan berakhir menjadi benci skali dengan nasi lemak! Entahlah yahh, jd muaaaal aja klo inget nasi lemak. 
Sempet sekali tekanan darah drop, dan nyaris pingsan -_____-
Gained no kilogram, even I lost 2 kilos.

 I didnt really enjoy my first trimester. Comparing to Allena's, this time was so muuuuuuuuuuuuch better

trimester 2:
Kuat! macam lagi ga hamil. 
Kerja di proyek, muter2 ke beberapa proyek. 
Melakukan perjalanan singkat ke padang. dan berhasil puasa, yayyy!! 
I even did all the housework, cooked, and felt strong!
Makan tiba2 ga terlalu menggila lagi, bahkan bisa telat makan. 
We knew Allena would have a sister too! And I felt she kicked me :')
Gained no kilogram. 

Ahh I always love second trimester.

trimester 3:
Current situation. Back pain everynight. Susah tidur. Mulai sesak2 napas. 
Alhamdulillah kaki ga bengkak, mungkin krn masih wara wiri kunjungan proyek. 
Still doing the house work and cook, tapi selalu dengan bonus sakit badaaaaaan. 
Still driving to office, karena lebih ga kuku kalo naek angkot, but I spend more moneyyyy HUHUHUHUHUHU. 
Dua kali kepleset di kamar mandi, alhamdulillah si adik baik2 aja. Dan baru- baru ini kembali lagi tekanan darah drop,  nyaris pingsan. zzzz bgt yah.
Mulai senam hamil.
She kicks me harder.
I gain 3 kilos. 
Dan masih belum menemukan nama untuk si adik, nama depan udah, nama tengah belum. Susah yaaaah. 


Mhhh, due to all the pain, yg bikin saya seneng ama trimester 3 cuma krn mo cuti 3 bulan! ahhh cant wait.

Komentar

yudhi puspa tia mengatakan…
horeee! bentar lagi cuti hamil, egah akoh lagi di trisemester pertama, sama feeling much better dari yang pertama siy tapiii tetep gak suka, semoga cepet masuk ke yang kedua hihi

Postingan populer dari blog ini

Slow cooker, temanku..

Berhubung bukan ratu dapur...alias bener2 ga ngerti alat perang di dapur, saya bener2 terbantu dengan penemuan slowcooker utk memasak makanan allena

Buat saya yg kerja, waktunya ga banyak utk Allena, tapi pengen terlibat banyaaaaak dalam urusan yang masuk ke perut allena, jadilah alat ini sangat membantu. Klo digodok (ya itulah, bahasa emak2, artinya dimasak dalem rantang, tpi dikasih wadah air dibawahnya, trus dimasak agak lama di kompor, kira2 gtu), ga akan sempet utk saya yang berangkat subuh, pulang isya. Sebetulnya bisa aja, tp saya harus bangun jam 3 pagi, untuk berkutat dengan kentang, wortel, zukini dan teman-temannya. Duh rempong juga ya.. Secara roh saya jg masih wara wiri kali, hehehe.

Sebetulnya bisa juga saya titipkan urusan masak memasak ini dengan ibu saya, ato dengan ART di rumah, tapi kok ya rasanya saya ga mau. Cukup deh, saya ga bisa 24 hr/7 days di dekat Allena, jangan sampe masalah makannya, saya jg ga bisa handle. Sebetulnya ini untuk menghapus rasa bersalah aj…

10-baby-thingy must have item (11! i revised)

ini postingan sebetulnya udah lamaaa bgt pengen dibuat,  tapi ga sempet2. Baru sempet kepikiran, karena ini merupakan pengalaman pribadi saya sendiri, dan baru kerasa pas anak kedua, ada beberapa barang yang ternyata lumayan pricey, tapi worth to have, malahan must have karena sangat bermanfaat. oke, let's start..
1. Pompa ASI saya ingatkan yaah, ini memang berdasarkan pengalaman saya. Mungkin di ibu baru lainnya, item ini akan tidak diperlukan. Semuanya depends on her condition. Kondisi saya? saya ibu bekerja. Untuk saya pompa ASI sangat bermanfaat, untuk mensupport saya agar bisa ASI exclusif hingga 2 tahun. Pengalaman dengan Allena, saya pumping sampai H-1 Allena usia 2 tahun, dan berhasil disapih di usia 30 bulan. Saya pakai pompa ASI, merk Medela, mini electric. Pompa ini saya peroleh dari lungsuran kakak saya. Saya sempat pakai 2 type, Medela Harmony (manual), itu pun lungsuran kakak saya. Tetapi ternyata partnya gampang banget robek, apalagi type pemakaian seperti saya, yan…

staycation: The 101 hotel and resort bogor

Mendadak staycation jadi turis sehari di kota sendiri
November ini blass kita cuma menikmati kota Bogor. Rencana ultah anak-anak di pertengahan bulan, bikin ngerem (budget) dan juga nyicil persiapan (ini sebenernya ga jelas jg sik, hahahah).  Tapi yang jelas wiken, kdg abis waktu cm buat balikin nyawa aja buat persiapan weekdays berikutnya hiihihhi.
Trus tiba2 rezeki dateng, suami bilang, dia dapet voucher nginep di The 101 hotel Bogor. Ahhh asikkk, lgsg semangad packing bwt staycationan.
hari sabtu tiba, saya memastikan rumah beres dulu. Setelah masak, nyiapin anak2 (mandi makan) dan bibi kesayangan bantu beresin rumah, baru deh kita siap2 berangkat. Hari itu bertepatan pula dengan konser piano 2 sepupu Allena, jadi skedul kami adalah, pergi ke hotel, cek in dan langsung menuju tempat konser (yang dilaksanakan di sebuah hotel lain di bogor).
Saya udah penasaran bgt sama hotel ini, lebih kepada karena lokasinya, yang berada di sentra kuliner pecinan khas Bogor. Buat turis dari Jakarta,…