Langsung ke konten utama

To JB and SG we went

May is here!
the month when He turns older
the month we met decided to walk together 10 yr ago
and the month we decided to go back traveling

Bulan mei ini kami memutuskan untuk menjajal Johor Bahru dan Singapore. Sebetulnya pilihan awalnya yaitu pengen nyobain Hongkong, tapi ketika lg hunting tiket, gagal mulu, jadilah dapetnya singapore. ya sutralah, apa aja boleee.. Kebetulan kenapa singapore, yaitu karena ni negara deket, trus kids friendly dan kita cukup paham daerahnya. Tapi rasanya pngn menjelajah tempat baru, dimana bener2 kita belom pernah. Akhirnya diputuskan mampir ke johor, sekalian ajak Allena ke Legoland.

Seperti biasa, saya cari hotel jauh hari sebelum keberangkatan. thanks to traveloka, banyak promooo. Kami dapat hotel oke dengan harga promo. Di johor, kami menginap di citrus hotel. I love this hotel! harganya muraaah, breakfastnya mantap, kamarnya gedeeeee dan designnya bagus, yang paling penting lokasi! juaraaaa. Berseberangan langsung dengan JB city square, dimana mall ini segala ada, dan yang penting me-link langsung ke pintu perbatasans johor n sing. Selain dekat secara keimigrasian, juga deket bgt dengan JB sentral, terminal segala bis. Di Singapore saya menginap di Amaris Hotel Bugis. Ratenyaaa 2x lebih mahal dari di Johor, kamarnya sempit, breakfast ala kadarnya hahaha. Tapi ini bisa diterima, mengingat mahalnya akomodasi di singapore, bahkan hostel tempat kami menginap 4 tahun yang lalu harganya beda tipis dengan hotel amaris ini. Jadi worthed lah si amaris hotel ini, karena lokasinya 5 minutes-walk to Bugis MRT dan Bugis Street, pusat oleh-oleh.

Kami melakukan perjalanan 4D3N, dimana 2 malam di johor, 1 malam di singapore. Ini merupakan perjalanan pertama melalui udara bagi Sena. Sempet agak deg-degan karena Sena baru 6 bulan, dan lagi seru-serunya MPASI. Tapi saya dan Allena sudah pernah melakukan perjalanan udara ketika ia masih 7 bulan dan 11 bulan. Jadi saya bongkar lagi deh perlengkapan MPASI allena bwt persiapan selama perjalanan. Untuk trip kali ini, yang saya bawa Slowcooker Kris utk traveling, saringan kawat, pisau, talenan, botol MPASI, sikat botol dan sabun sleek cair serta bahan makanan (kentang, brokoli, labu, tofu dan tomat). Lumayan memakan porsi bagasi, tapi saya lebih tenang klo bawa sendiri ketibang nyari di TKP ato bawa instan. MPASI sungguh tidak repot sama sekali, malah sangat menyenangkan, persiapan makan sena saya lakukan sebelum tidur dan pagi hari sebelum kami berangkat.

Hari pertama kami mendapat flight sore, kaimi tiba di singapore sekitar jam 7 malam, Allena, sena dan suami tidur sebelum take off. Perjalanan selama di udara aman dan terkendali. Setibanya di Changi, saya langsung menuju ke pool bus Transtar, bus Changi-Johor. Setelah menunggu kurang lebih 10 menit, tidak juga nongol tuh bus. Saat itu kami menunggu bersama 1 orang malaysia yang juga menuju ke Johor, namanya Mr. We. Dia bekerja di Tangerang dan tinggal di Johor. Setelah agak lama, akhirnya kami memutuskan untuk naik taxi menuju woodlands checkpoint, dan melanjutkan naik bus causeway link, menuju Johor. Oh it's all about God's hand working on this moment. Kami adalah first timer ke johor, dan ga bisa membayangkan seperti apa imigrasi SIng-Johor. What's direction should we take, what bus we should alight. Thanks to Mr. We, he helped me. A LOT! Dia bantu kami menunjukan arah, membawakan koper (cause we were looked very occupied on that time), guided us to what to do and what dont. At the end, he helped us to find our hotel, by driving us. Ahhhhhhh, semaleman saya ga bisa lupa kebaikan Mr We. Kami berencana akan menghubungi beliau, jika dia sudah kembali ke Tangerang. Really, a very tiring night we had.

 Hari kedua, kami sarapan dan berencana untuk sight seeing sekitar Johor dan mencoba public transportasinya. Kami bikin itinerary ke Muzium dan temple sekitar. Johor ternyata cukup jauh2 atraksinya, dan rencana akan ke night market pun gagal, krn ternyata di hari kami kunjungi, night market ternyata libur. 
 Sultan abu bakar muzium

Hari kedua kami langsung cek out, dan langsung naik bus dari JB Sentral menuju Legoland. Tiket legoland saya beli online di Asia travel. Good deal we had, saya beli 2 adults free 1 child. Lumayaaan bgt hemat hampir 400rbu. Legoland keren! cuma panaaaaaaaas bgt. Saya sengaja beli utk hari senin, karena yahhh harganya udah lumayan bgt, kan ga oke kalo dateng trus pake acara ngantri2. Maka saya pilih senin yang ternyata kosoooooong bgt. horeee. Ga pake ngantri dan sepi. Allena sungguh antusias dan senang, hampir semua dicobain, exclude yg utk dewasa. Ahhh, senang liat dia semangad dan hepi.
 
 
 
 
 
Kami memutuskan pulang jam 5 sore. Oia utk jadwal bus JB sentral-Legoland-JB sentral, ada waktu khusus, pastikan untuk menyesuaikan waktunya, agar tidak ketinggalan bus. Tiba di JB sentral, saya menunggu sebentar, sementara suami kembali ke hotel untuk ambil koper yang dititip. Allena terlelap di stroller, kecapean seharian main. Kami melanjutkan ke Singapore melalu CIQ (causeway link 1) menuju woodlands checkpoint. Dan terjadilah drama, allena yang terlalu lelah, tidak bisa diajak kompromi utk turun dari stroller, sementara kami harus naik bus. Argghh, rempong bgt, dan saya sempet sedih krn saya tau dia capek, sementara saya terpaksa menarik tangannya dan memaksa jalan, sementara dia menangis. Oh sungguh, saya pengen gendong, tapi saat itu ada Sena yang saya gendong, sementara suami sudah occupied dengan 2 koper, 1 stroller dan 1 boneka besar (eh eh saya lupa mention boneka ya? yeaah it's a huge girrafe doll that my husband bought at legoland, i thought he forget about lots belongings we had -_-). Penuh keringat untuk bisa lewatin perbatasan Johor dan SIng. Alhamdulillah kami nyampe woodlands,dan langsung nyari taxi utk mencapai amaris hotel. Sesampai di Sing, mood allena langsung baguuuus ajah. 
 
HAri terakhir kami memutuskan utk ke garden by the bay. Pertama karena waktunya sedikit, dan terakhir kami ke SIng, Garden by the bay masih konstruksi, jadi ini wishlist bgt. Kami ke sana by MRT, surprisingly, kartu EZ-link yang dipakai terakhir 4 tahun yang lalu masih aktif loooh. hebat ih! sampai di sana, kami naik shuttle car, dan di dalam kami muter2 dan terngana, ahhh cantikk bgttt. keren. Setelah cape muter-muter, kami kembali ke bugis, dan menyempatkan utk ke bugis street utk beli oleh2. Setelah belanja kilat, kembali ke hotel dan minta late check out sampai jam 1, kami habiskan utk packing dan istirahat. Check out, nyempetin makan siang dulu, lanjut ke changi by MRT. Rempong krn bawaan banyak  (and off course the doll too -__-), tapi kami santai dan hepi. Sampai di changi kami istirahat dan ganti2 baju Allena sena. menunggu sekitar sejam, hingga waktu boarding. Di pesawat, Allena tertidur sebelum take off (again, haha) dan sena sempet rewel menjelang landing, hihihihi. 
Over all, perjalanan ke JB-Sing, seru, sangat berkesan bwt allena, dan panaaaaas yang tak terlupakan bwt saya hahahaha *pulang-pulang gosong*. Semoga tiap perjalanan yang kami buat, menjadikan kami lebih kompak dan makin solid satu sama lain *hi-five allena, sena dan suamik*

Komentar

mba mega asik bangettt!!! jadi pingin jalan-jalan juga deeeehhhhhhh.
ega mengatakan…
hihii udah bosennn bgt fiii... ayoo kamu jugaaa bwt ganti2 suasanaaa

Postingan populer dari blog ini

Slow cooker, temanku..

Berhubung bukan ratu dapur...alias bener2 ga ngerti alat perang di dapur, saya bener2 terbantu dengan penemuan slowcooker utk memasak makanan allena

Buat saya yg kerja, waktunya ga banyak utk Allena, tapi pengen terlibat banyaaaaak dalam urusan yang masuk ke perut allena, jadilah alat ini sangat membantu. Klo digodok (ya itulah, bahasa emak2, artinya dimasak dalem rantang, tpi dikasih wadah air dibawahnya, trus dimasak agak lama di kompor, kira2 gtu), ga akan sempet utk saya yang berangkat subuh, pulang isya. Sebetulnya bisa aja, tp saya harus bangun jam 3 pagi, untuk berkutat dengan kentang, wortel, zukini dan teman-temannya. Duh rempong juga ya.. Secara roh saya jg masih wara wiri kali, hehehe.

Sebetulnya bisa juga saya titipkan urusan masak memasak ini dengan ibu saya, ato dengan ART di rumah, tapi kok ya rasanya saya ga mau. Cukup deh, saya ga bisa 24 hr/7 days di dekat Allena, jangan sampe masalah makannya, saya jg ga bisa handle. Sebetulnya ini untuk menghapus rasa bersalah aj…

10-baby-thingy must have item (11! i revised)

ini postingan sebetulnya udah lamaaa bgt pengen dibuat,  tapi ga sempet2. Baru sempet kepikiran, karena ini merupakan pengalaman pribadi saya sendiri, dan baru kerasa pas anak kedua, ada beberapa barang yang ternyata lumayan pricey, tapi worth to have, malahan must have karena sangat bermanfaat. oke, let's start..
1. Pompa ASI saya ingatkan yaah, ini memang berdasarkan pengalaman saya. Mungkin di ibu baru lainnya, item ini akan tidak diperlukan. Semuanya depends on her condition. Kondisi saya? saya ibu bekerja. Untuk saya pompa ASI sangat bermanfaat, untuk mensupport saya agar bisa ASI exclusif hingga 2 tahun. Pengalaman dengan Allena, saya pumping sampai H-1 Allena usia 2 tahun, dan berhasil disapih di usia 30 bulan. Saya pakai pompa ASI, merk Medela, mini electric. Pompa ini saya peroleh dari lungsuran kakak saya. Saya sempat pakai 2 type, Medela Harmony (manual), itu pun lungsuran kakak saya. Tetapi ternyata partnya gampang banget robek, apalagi type pemakaian seperti saya, yan…

staycation: The 101 hotel and resort bogor

Mendadak staycation jadi turis sehari di kota sendiri
November ini blass kita cuma menikmati kota Bogor. Rencana ultah anak-anak di pertengahan bulan, bikin ngerem (budget) dan juga nyicil persiapan (ini sebenernya ga jelas jg sik, hahahah).  Tapi yang jelas wiken, kdg abis waktu cm buat balikin nyawa aja buat persiapan weekdays berikutnya hiihihhi.
Trus tiba2 rezeki dateng, suami bilang, dia dapet voucher nginep di The 101 hotel Bogor. Ahhh asikkk, lgsg semangad packing bwt staycationan.
hari sabtu tiba, saya memastikan rumah beres dulu. Setelah masak, nyiapin anak2 (mandi makan) dan bibi kesayangan bantu beresin rumah, baru deh kita siap2 berangkat. Hari itu bertepatan pula dengan konser piano 2 sepupu Allena, jadi skedul kami adalah, pergi ke hotel, cek in dan langsung menuju tempat konser (yang dilaksanakan di sebuah hotel lain di bogor).
Saya udah penasaran bgt sama hotel ini, lebih kepada karena lokasinya, yang berada di sentra kuliner pecinan khas Bogor. Buat turis dari Jakarta,…