Langsung ke konten utama

girls' birthday trip

no candle blowing this month
because 

we flew to a new place!
superyayyy!

Birthday trip ini memang saya arrange jauh2 hari, dan memutuskan untuk jajal Malang, Jawa Timur. Pilihan jatuh ke Malang, karena banyak tempat yang cocok dikunjungi untuk anak umur Allena. Brosing sana sini, akhirnya kami memutuskan untuk stay lebih banyak di daerah Batu dan menyempatkan bermalam 1 malam di kota Malang. 

Untuk hotel, saya sempat brosing sana-sini, dan di batu akhirnya kami memilih The Batu Villas. Lokasi strategis! sangat dekat dengan atraksi di Batu. Tinggal jalan kaki kurang dari 5 menit ke Museum Angkut, 7 menit ke Jatim park 1, 3 menit ke pasar parkiran, dan 10 menit ke jatim park 2. Pesan kamarnya juga harus jauh-jauh hari, karena full booked terus. Ratenya? muraaah bgt loh, saya book kamar type deluxe hanya Rp 295.000 (exclude breakfast). Di kota Malang, kami stay di Swiss-bellinn hotel, lokasi juga strategis, dekat dengan pusat perbelanjaan dan oleh-oleh serta sentra kuliner khas Malang.
Kami terbang ke Malang dari Jakarta, hari jumat pagi, dan tiba di Malang menjelang siang. Saya sudah book shuttle hotel untuk jemput kita di Bandara Malang, dicharge Rp 108.000. Drivernya on time dan mobilnya baru. Kami langsung menuju hotel. We love our room, gedeee walo tanpa AC (karena udara batu udah suajuuk). Langsung unpacked, beres2 n mandi sore cuss strolling sore ke museum Angkut. 

Museum angkut HTM Rp 80.000/pax dan kamera kena charge Rp 30.000. Begitu masuk, kami disambut ratusan mobil antik yang apik2 tenan. Pertama merasa agak kurang worth utk HTM segitu dan hanya foto2 dgn mobil saja. Okeh, kami akhirnya melihat satu per satu mobilnya. Kemudian kami lanjut ke lantai 2, yang hampir miriplah, koleksi moda transportasi di daerah di Indonesia. Kami kemudian di arahkan ke rute selanjutnya. Di sinilah kami ternganga dan merasa HTMnya sangat-sangat worth. Keren. Keren bgt sumpah! Museum angkut ditata dengan membuat titik-titik dari kota-kota lama lengkap dengan segala merintilan dan kendaraan aslinya. dari Kota Tua Jakarta, Hollywood jadul, kota-kota jadul di eropa dan lain-lain. Keren bgttt! 







Kami lanjut menikmati foto2, hampir setiap spot wajib foto bgt, ih seru. Oia utk di museum angkut, stroller friendly yah, jadi pasti ada lift dan ramp utk stroller. Setelah asik berkagum2, museum angkut berakhir dan lanjut ke Pasar Apung. Waktunya pas bgt utk makan malam, saya pikir paling jg kayak Ah Poong Sentul. Then we were wrong, defitinely. Pasar Apung juga keren!! aneka makanan khas jawa timuran lengkap, harganya? murahh! di sini jg banyak oleh-oleh khas Batu, better belanja di sini jg gpp, krn murah juga. Kami sempat menikmati naik kapal dan muter2 pasar Apung, per orang dicharge Rp 10.000. Kami sangat menikmati dan lagi-lagi, ahhh tempat ini memang detil skali perencanaannya, Semua terintegrasi dan konsepnya kuat. We recommend this place. Rate 5 star for museum angkut!

Hari kedua, kami siap2 ke Jatim park 2. Sebetulnya ada paket hemat untuk menikmati semua theme park grup jatim, hanya dengan Rp 275.000 sudah termasuk HTM Jatim park 1, jatim park 2, museum angkut, museum satwa, taman bagong, eco green park, dan Batu night spectacular. kami skip tidak ambil paket ini, karena mengingat JAtim park 1, taman bagong dan BNS kurang cocok utk umur allena dan sena, serta waktu yang tidak banyak. Jatim park 2, HTMnya Rp 90.000/pax. Dari area depan saja Jatim park 2 ato dikenal jg dengan Batu Secret Zoo sudah impresive. Well then, ternyata sampe kedalem dan di titik akhir, emang taman ini keren bgt! Saya sudah pernah cobain 2 kebun binatang di singapore, baik sing zoo dan jurong birdpark, I can say, Batu Secret Zoo is equal with those both. bersih, rapih, terintegrasi dan cantik. Kami seharian menghabiskan waktu di sana, Allena bahagiaaa, banyak hewan2 dan bisa foto dengan burung (hobi barunya tiap pergi ke zoo).


Kami sampai sore di Batu secret zoo dan pulangnya kami minta dijemput dari hotel (charge Rp 27.000/trip). Kami sempat mampir ke alun-alun, dan mau mencoba kuliner ketan susu yang terkenal, tapi ternyata antriiii. Jadi skip! huhuhu. Malam hari kami menjajal Pasar parkiran di sebelah hotel, pasar parkiran seru, banyak sekali variasi menu makanan, dan berhubung saat itu malam minggu, jadi rame. 
Hari ketiga, kami memutuskan untuk ke eco green park. Eco green park berada di sebelah Jatim park 1, kami memutuskan untuk berjalan kaki (7 menitan). HTM Rp 60.000, yang menurut saya not too good but okay. Mengingat kami sudah terpapar museum angkut dan batu secret zoo, eco green park terasa biasa saja. Padahal sih oke juga. Banyak hal seru yang bisa dipelajari terutama tentang recycle, farming dan budaya. Seru, banyak hal yang bisa dicoba Allena. Tapi kami tidak lama disana, jam 3 sore kami sudah berada kembali di hotel, karena kami harus segera packing dan cek out tengah malam.



Yes, kami cek out tengah malam, karena memutuskan untuk ambil trip sunrise Bromo. Trip ini memang sempet maju mundur untuk diambil, selain butuh stamina dari anak2 dan juga agak mihil (hihihi). Paket sunrise Bromo dicharge Rp 400.000/pax dan harus 3-4 orang. Kami menggunakan rekanan dari hotel. Allena sudah disounding dari sore, bahwa dia harus tidur cepat dan aakan dibangunkan pagi-pagi untuk naik jeep dan lihat matahari terbit serta gunung. Kami sebutkan juga, jika kakak liat matahari terbit, artinya kamu berulang tahun dan sekarang sudah 5 tahun. Allena semangad sekali. Jadi dia sukarela bobo cepet. Saya jadi bisa bebas beberes dan masak utk bubur Sena dari sore. Anak2 sungguh kooperatif, saya bisa beres packing, siapin ini itu dan sempet bobo juga, dan tau2 kelonjak bangun ketika ada wake up call jam 00.00, langsung panik bangunin suami last packing dan siapin MPASI sena. Tau2 beres jam 00.40-an. Kami dijemput langsung dengan mobil jeep, Allena bangun dengan bahagia sukarela yet excited, tapi begitu masuk jeep, ga nyampe 5 menit tidur lagi, hihihih.Perjalanan sekitar 2,5 jam, kami tiba di titik akhir sebelum Pananjakan 1. Puluhan jeep terparkir, dan kami turun dari mobil dengan disambut udara dingin hingga ke tulang. Saya sangat prepared utk hal ini. Allena saya bekali 2 kaos tangan panjang, 2 jaket, kupluk dan sarung tangan. Begitu jg dengan Sena. Sena juga lebih hangat karena dalam gendongan saya. Kami berjalan skitar 10 menit menaiki tangga, banyak penjaja kaos tangan dan sewa jaket. Kami sempat berhenti di warung kopi dan menghangatkan diri dnegan teh hangat, jahe dan pisang goreng. Ah entahlah, knp pisang goreng di toko itu enaaaaaaaaaaaaaaak bgt yah, seriously. Banyak yang menoleh ke saya, karena melihat Sena, semoga tidak ada pikiran buruk yah, judging me as-careless-mother. hehehehe. InsyaAlloh saya coba seaman mungkin bwt si-13 bulan ini. Kami lanjut ke titik sunrise di Pananjakan 1. Sekitar 20 menit sampai akhirnya matahari terbit, ahhhh bagusss. Allena sempet bete karena masih gelap, dia ga bs liat apa2, begitu sunrise dan gunung batok serta semeru terlihat, baru dia gembira. Heboh sendiri nunjuk2, dari hanya semburat jingga, hingga si titik matahari yang semakin lama semakin tinggi dan semakin terang. Ah Happy birthday my dear Baby. Hope you won't forget this moment and remembering as beautiful journey of yours.



Setelah puas foto2 di pananjakan 1, kami turun ke Bukit cinta. Sebetulnya akan keren, klo kami hiking sebentar, tapi mengingat bawa sena, jadinya kami cuma foto2 sebentar dan lanjut ke widodaren. widodaren merupakan area penuh pasir dan bisa mendapatkan clear view ke sekitar Gunung Batok. Cantik bgt! Setelah foto-foto (allena ketiduran). Kami lanjut ke daerah kawah bromo. Di kawah bromo kami sarapan, dan memutuskan akan naik ke tangga yang tersohor dengan jumlah anak tangga 260 buah utk melihat kawah. Kami memutuskan naik kuda (terjadi tawar menawar, dan fix di 80rb/orang). Saya dengan sena, suami dengan Allena, Agak terasa sulit krn tidak biasa naik kuda dan banyak pasir. Ketika di kaki anak tangga paling bawah, terlihat asap belerang mengarah ke anak tangga. Mengingat kami membawa sena, ini sangat beresiko, saya takut dia keracunan dan lemas. Kami memutuskan utk tidak naik ke puncah kawah. KAmi cukup lama di kawah Bromo, akhirnya memutuskan untuk turun ke kota Malang, Kami tidur di sepanjang jalan, hari semakin siang, lama2 baju berlapis-lapis yang kami pakai mulai terasa gerah. Kami akhirnya sampai di Swiss-Bellinn Hotel Malang. Saya beli kamar deluxe di Traveloka, sekitar 500rbuan incl breakfast, kamarnya nyaman, breakfastnya enak, dan ada kolam renang. Paling penting, lokasi! Lokasi di tengah kota, dekat dengan Malang Town Square, kulineran malang dan pujasera Univ Brawijaya. Siang kami makan siang di foodcourt MAtos, dan Allena sempet nagih main di playground. Kami cek ini ke kamar, beres2, istirahat, dan malam kami jalan cari Bakso Bakar. Bakso bakarnya, endeeuss! enak bgttt. Sayang saya lupa foto. Pulangnya kami mampir ke pusat oleh2, mencari oleh2 kripik khas Malang. Murah-murah!

Kami pulang ke hotel, istirahat dan leyeh2, menikmati sisa2 liburan kami yang segera berakhir. Ah sedih. 
Hari terakhir, kami pake buat leyeh2, packing, sarapan lama2. Suami n sena bobo siang, saya dan allena berenang. We really spent every second, wisely hihihi. Akhirnya waktu utk cek out, kami lgsg ke bandara utk kembali ke Jakarta. 

Ahhh I can't figure it out, how I am so blessed having them three. 
Thank you Al, this trip was made for you, especially Bromo trip, reminding how small we are, and how big the world is.

Grow baby, grow, wishing you nothing but happiness, and hope Alloh's blessing always on your path.

Happy 5th birthday Allena, goodbye toddler baby! hello lil girl, :)

Komentar

yudhi puspa tia mengatakan…
egah ya ampun seru banget!!! dan ituh gw mupeng banget jalan2 ke bromonya karena dari kapan tau pengen coba tambahan si mister kumis pengen ke gunung. ahh ntar japri yah secara mesti disiapin dari lama nih dan karena bawa bayi jugak. anw.. selamat ulang tahun ya allena sayang, semoga selalu jadi gadis cantik kebanggan mommy daddy, aamiin..
hidung-bertahi-lalat mengatakan…
Alhamdulillh yahe, anak2 dah bs nikmatin (sena mah manut aja yah, masih piyik), biyyu msti demen ke situ.

Aaa makasih yaa ibuu, doakan smga jdi anak solihah selalu yaaa

Postingan populer dari blog ini

Slow cooker, temanku..

Berhubung bukan ratu dapur...alias bener2 ga ngerti alat perang di dapur, saya bener2 terbantu dengan penemuan slowcooker utk memasak makanan allena

Buat saya yg kerja, waktunya ga banyak utk Allena, tapi pengen terlibat banyaaaaak dalam urusan yang masuk ke perut allena, jadilah alat ini sangat membantu. Klo digodok (ya itulah, bahasa emak2, artinya dimasak dalem rantang, tpi dikasih wadah air dibawahnya, trus dimasak agak lama di kompor, kira2 gtu), ga akan sempet utk saya yang berangkat subuh, pulang isya. Sebetulnya bisa aja, tp saya harus bangun jam 3 pagi, untuk berkutat dengan kentang, wortel, zukini dan teman-temannya. Duh rempong juga ya.. Secara roh saya jg masih wara wiri kali, hehehe.

Sebetulnya bisa juga saya titipkan urusan masak memasak ini dengan ibu saya, ato dengan ART di rumah, tapi kok ya rasanya saya ga mau. Cukup deh, saya ga bisa 24 hr/7 days di dekat Allena, jangan sampe masalah makannya, saya jg ga bisa handle. Sebetulnya ini untuk menghapus rasa bersalah aj…

staycation: The 101 hotel and resort bogor

Mendadak staycation jadi turis sehari di kota sendiri
November ini blass kita cuma menikmati kota Bogor. Rencana ultah anak-anak di pertengahan bulan, bikin ngerem (budget) dan juga nyicil persiapan (ini sebenernya ga jelas jg sik, hahahah).  Tapi yang jelas wiken, kdg abis waktu cm buat balikin nyawa aja buat persiapan weekdays berikutnya hiihihhi.
Trus tiba2 rezeki dateng, suami bilang, dia dapet voucher nginep di The 101 hotel Bogor. Ahhh asikkk, lgsg semangad packing bwt staycationan.
hari sabtu tiba, saya memastikan rumah beres dulu. Setelah masak, nyiapin anak2 (mandi makan) dan bibi kesayangan bantu beresin rumah, baru deh kita siap2 berangkat. Hari itu bertepatan pula dengan konser piano 2 sepupu Allena, jadi skedul kami adalah, pergi ke hotel, cek in dan langsung menuju tempat konser (yang dilaksanakan di sebuah hotel lain di bogor).
Saya udah penasaran bgt sama hotel ini, lebih kepada karena lokasinya, yang berada di sentra kuliner pecinan khas Bogor. Buat turis dari Jakarta,…

10-baby-thingy must have item (11! i revised)

ini postingan sebetulnya udah lamaaa bgt pengen dibuat,  tapi ga sempet2. Baru sempet kepikiran, karena ini merupakan pengalaman pribadi saya sendiri, dan baru kerasa pas anak kedua, ada beberapa barang yang ternyata lumayan pricey, tapi worth to have, malahan must have karena sangat bermanfaat. oke, let's start..
1. Pompa ASI saya ingatkan yaah, ini memang berdasarkan pengalaman saya. Mungkin di ibu baru lainnya, item ini akan tidak diperlukan. Semuanya depends on her condition. Kondisi saya? saya ibu bekerja. Untuk saya pompa ASI sangat bermanfaat, untuk mensupport saya agar bisa ASI exclusif hingga 2 tahun. Pengalaman dengan Allena, saya pumping sampai H-1 Allena usia 2 tahun, dan berhasil disapih di usia 30 bulan. Saya pakai pompa ASI, merk Medela, mini electric. Pompa ini saya peroleh dari lungsuran kakak saya. Saya sempat pakai 2 type, Medela Harmony (manual), itu pun lungsuran kakak saya. Tetapi ternyata partnya gampang banget robek, apalagi type pemakaian seperti saya, yan…