Langsung ke konten utama

a (ramean) birthday trip!

We decided to fly to Belitung Island

Not just with kids, but also our parents came along
A scorpion birthday trip!

Jadi sekitar 2 bulan sebelumnya, saya baru mulai hunting tiket. Tapi tujuannya kemana, masih gelap. 
Iseng-iseng nyari tiket online, tnyata ke Belitung tuh murah bgt, sktr 900K utk PP/pax dgn sriwijaya. Akhirnya beli buat sekeluarga, ples ayah dan ibu saya. Karena skalian, ngerayain ultah ayah saya yg berdeketan dengan ultah Sena di oktober dan ultah Allena di November.

Persiapannya ga banyak, krn kami hanya akan 3 hari 2 malam di Belitung. Untuk tur di pulau, saya dapet info dari travel yang pernah dipakai adik saya, jadi ga pake brosing2 lagi, saya langsung kontak travel tsb. Sewa mobil, bensin dan supir, IDR 500K/hari, sepuasnya deh, ga itung2 jam. Kegiatan di Belitung hampir mirip dengan trip di Phuket, ada island hopping dan banyak main di pantaiiiii. Selain itu kulineran seafood khas Belitung. Woow sukakk dehh!

Sempet rada galau dgn trip kali ini, karena suami saya mulai kuliah, yang mana harinya malem di akhir minggu. Melihat skejul kami, kemungkinan ada bbrpa kelas yang akan tidak bisa dihadiri oleh suami saya, huhuhhu. Mendekati hari H, ternyata suami saya harus dinas luar kota. Makin galauuu.

Semacam qadarullah merencanakan ngetrip bareng ayah ibu, benar saja, suami saya terpaksa mesti reschedule flight, mundur 1 hari berangkatnya. Saya dan anak2 mesti jalan duluan, alhamdulilah Umi Engkong ada, jadi ga terlalu sepi.

Saya sengaja cuti 1 hari sebelum berangkat, alesannya karena bertepatan dengan ultah Allena. Alasan lain, krn saya hectic bgt 1 bulan terakhir di kantor, jadi sama sekali belom packing hahha. Allena semangad skali, dia menghitung hari menuju ke ultahnya dan menuju naik pesawat. Saya tidak pesan kue ato pun goodie bag utk dibagikan ke teman2. Saya cuma bilang saya akan ke sekolah, bawa pizza untuk dimakan rame2. Entahlah, pizza is always a good idea to share with your friends (beside, saya make promo buy 1 get 1nya dominos buahahahahahahahaah).

Jadi setelah anter Allena ke sekolah pagi-pagi, saya urus reschedule tiket suami, lanjut mesen pizza by online, mampir ke Lotte beli jus utk teman2 Allena. Nyampe sekolah Allena sekitar jam 11, saya bawa 6 dus pizza dan 30 pack jus. Dan teman2 Allena langsung gembira, "yay pizzaaaaa".

Saya sengaja tidak mau hadir di kelas, saya cuma minta titip ke Ustazahnya utk bagikan bersama teman2 dan doa bersama. Sederhana dan simple saja. Ketika pulang sekolah, Allena langsung meluk dan bilang, "momom terima kasih ya, aku senang bgt krn temen-temen semua seneng makan pizzanya, semua ucapin terima kasih ke aku dan doakan aku". Pure kids :')

Saya mellow sendiri. Happy 7th birthday, Al!

Sisa hari itu saya pake utk packing. Untuk 3 hari 2 malam, saya bawa 1 koper sedang dan 1 koper kabin. Pakaian saya agak banyakin sparenya, krn akan banyak maen di aer dan pasir. Thanks to vacuum bag, always maximaze my luggage. Malam hari setelah packing, saya meluncur ke rumah ibu saya, krn kami akan berangkat pagi2 sekali sebelum subuh, utk kejar flight jam 6.

Jumat subuh, kami meluncur ke bandara soetta, cukup sejam aja di pagi buta, ples saya mesti parkir inap dulu, naek shuttle dulu dsb2. Proses cek in sampai boarding lancar, anak-anak bahagiaaa bgt. Pagi2 udah lari2, schedule ontime, jam 7.30 kami sudah di belitung. Yaayy!

Day 1
Tur guide kami sudah tiba, kami langsung meluncur ke kedai kopi Kong Djie Hanggar 21, disini kami mesan mie belitung, pempek dan kopi susu. Harganya murah2, range harga IDR 10K-20K, dan enakk.

Tujuan pertama kami adalah replika sekolah Muhammadiyah di Belitung Timur. Belitung timur cukup jauh dari bandara, sekitar 1-1,5 jam. Jalanan sepi dan lancar. Cuaca, cerah! Sebetulnya saya was-was traveling akhir taun, musim ujaaan. 
Sampai di replika sekolah, HTM IDR 3K, kami bisa masuk dan foto2 di kelasnya Ikal CS yang terkenal karena film Laskar Pelangi. Di seberang sekolah ada Rumah Siput, ex tambang yang dijadikan tempat wisata (mayan unyu-unyu utk foto2), HTM IDR 5K.














Lanjut ke museum Kata Andrea Hirata, HTMnya IDR 50K, mayan mahal, jadi kami cuma foto-foto di luar. Menjelang siang hari, kami mampir di resto seafood pinggir danau, RM Fagea. Duh ini seafoodnya murah2, seporsi besar kepiting hanya IDR 220K, isinya 6-7 potong kepiting gendud2, puassss. Sambil makan dan nunggu ayah saya jumatan, kami istirahat. Oia, resto ini kerja sama ama BRI, jadi bertransaksi dgn kartu apa pun milik BRI, diskon 10%. Wawww


Oia, cuaca di belitung itu sedikit aneh, dari panassss, tiba2 hujan. trus terang lgi, panas lagi, ujan lagi. JAdi ketika di resto, tiba2 ujan deras sekali. Ketika kami selesai makan, hujan berhenti. Kami jalan menuju Kampung Ahok. Di sini kami bisa melihat lingkungan tinggal Bapak Ahok, dan terlihat dari cerita warganya, mereka sangat bangga sekali dengan Bapak Ahok, meski setahun belakangan imejnya banyak luntur akibat kasus penistaan.




Allena kecapean, jadi dia ngendem di mobil, saya, sena dan ibu saya yang turun. Sena sungguh beruntung, ternyata Pak Ahok memelihara keledai dan kuda poni, pengunjung dapat memberi makan. Sena gembira sekali. Ketika Allena tau, dia sedikit menyesal dan bertanya, apakah kita akan ke sana lagi ato tidak. Hehehe. 

Kami menuju kuil Dewi Kwan Ien. Ternyata kuil ini baru direnovasi, patung sang Dewi diganti dengan patung besar yg megah, dibawa langsung dari China. Site ini mengingatkan Allena pada kuil Tian Tan Buddha di Ngong Ping, dari trip kami yang lalu. Allena selalu semangad jalan-jalan ke kuil2 seperti ini, dia selalu penasaran melihat detil2 asesoris serta ruangan-ruangan yang ada. Preferensinya mmg mirip saya bgt, hihihihi.




Setelah puas foto2, dari puncak pelataran kuil, kami bisa melihat horison laut. Yay! Pantaiiii!!!!
Kami sampai juga di pantai Belitung Timur, pantainya sepiii dan luas. Banyak kapal2 nelayan warna warni, dan bbrp turis lokal asik berfoto. Anak2 langsung sibuk main pasir dan mengumpulkan kerang. Kami main ombak serta menyusuri garis pantai. Duhhh kangennnn.






Cukup lama kami di pantai, hingga waktu sudah menunjuk jam 4 sore, dan awan hitam datang. Kami buru2 cuci kaki, dan kembali ke mobil. Benar saja, hujan deras langsung menyambut. Anak2 teler semua selama perjalanan menuju hotel.

Kami stay di BW Suite Belitung. Dahulu hotel ini dikelola ASTON. dari reviewnya, hotel ini oke bgt. Suami dan adik saya merekomen hotel ini, karena mereka sudah pernah stay di sana. Proses cek in cepat, kamar saya dan ortu saya terpaut 3 lantai, ibu saya agak kecewa, krn ga bs bolak balik ke kamar kami heheheh. Tapi ketika sudah di kamar, semua anteng. Kamar kami mempunyai view langsung ke laut dan view sunset, ah cantiiik!
Kami beristirahat sampai magrib, asik hunting sunset dari balkon dan magriban di kamar. Jam 7an kami turun dan meluncur makan malam, hunting Gangan Ikan khas belitung! Rumah makannya deket bgt, sekitar 5 menit naek mobil. Sederhana sekali tempatnya. Gangan Ikan dibandrol IDR 50K, isinya 1 porsi ikan kakap merah, bbrp potong ikan bulus dan rebusan lalap daun singkong ples sambal. Gangan Ikannya, enakkkkkkkkkkkk bgt! Menu ini diproses setelah ada order masuk, jadi fresh! Perut kenyang, kami kembali ke hotel dan beristirahat. 

Day 2
Dari subuh saya udah bangun. Ngecek suami yang akan terbang nyusul. Suami yang habis dinas dari Surabaya, akhirnya mutusin nginep di hotel budget deket bandara soetta, krn akan lanjut nyusul kami ke Belitung. Alloh maha baik, lancar semua. jam 8, suami udah gabung sama kami dan sarapan bareng di hotel.

Jam 9 kami berangkat, meluncur ke pantai di Belitung Barat. Jarak sktr 20 menit dari hotel, kami tiba di pelabuhan utk kapal2 yang siap Island Hopping. Kami sewa kapal IDR600k utk seharian, life vest IDR 25K/pax dan snorkeling IDR25K/unit. Tujuan pertama kami, Pulau Lengkuas, icon belitung yang terkenal dengan Mercusuarnya. Cuaca mendukung bgt deh, agak mendung, tp ga ujan, jadi adem ga panasss. Jadi kami menikmati perjalanan di kapal. Tiba di pulau, Allena Sena bahagia bgt lgsg maen aer dan maen pasir. Kami juga sempet naik ke mercusuar, meski cuma bs diakses 3 lantai. Dari pulau Lengkuas, kami menuju snorkeling spot. Hanya Allena dan saya yg nyebur. Allena kesal krn ga ada gogle khusus dia, jd hanya pakai kacamata biasa. Allena senang sekali, dia mengapung ksana kemari, kasih makan ikan, dll. Kami snorkeling sktr 30 menit. Sempet foto2 dengan bintang laut yang diambil oleh pemilik kapal, dgn menyelam 6 m.










Kami lanjut menuju pulau Kepayang. Disini kami akan menikmati makan siang yang sudah saya reserve sebelumnya, harga IDR 65K/pax utk paket makanan dan IDR 25K/pax utk free flow minuman. Menunya udang goreng tepung, kepiting rajungan, sate kerang, ikan bakar, gangan ikan dan tumis kangkung, akkkk enakkkk! Oia, tips ketika Island hopping, better udah reserve makan dgn paketan, krn klo beli di tkp, mahaaaaal. Trus bawa sndiri mineral banyak2, krn di pulau2 konon mahalll jg. Dari pulau Kepayang, kami lanjut ke Batu Berlayar, disini pulaunya kecilll bgt, tapi banyak batu2 besar dan juga bintang laut, yaaaaaaaaaay.




Setelah muterin pulau-pulau, kami kembali ke pelabuhan dan menyusuri pantai, menuju pantai Tanjung Tinggi dengan mobil, pantainya Laskar Pelangi. Ahhh susah dikatakan, pantai ini sumpah misterius dan cantik bgt.

Oh ya notes, utk Belitung, saya rate 5 deh kebersihan lingkungan dan fasilitas publik, kamar mandi umum bersih slalu, ga bau dan layak pakai. Keren!

Di Tanjung Tinggi kami lama juga, pantai ini cenderung lebih sepi dan lebih luas. Kegiatan kami dari menyusuri pantai dan menanjaki batu-batu besar, bermain ombak, mencari kerang, foto-foto dan akhirnya Allena trakhir rikues naik sampan, IDR 50k sepuasnya. Ibu dan ayah saya asik ngendon di pinggir pantai sambil minum kelapa buah, serta nemenin Sena yang teler. 




Badan cape penuh pasir, tapi bahagia bgt, kami pulang ke hotel. Beres2 mandi dan istirahat, malam hari kami dinner di hotel. Kebetulan manajemen hotel, kenal dengan suami saya, jadi kami dikasih compliment makan malam. Resto sepi, dan asiknya ada menu seafood! Ahhh bahagia dahhh anak gunung dijejelin seafood meluluuuk.

Kami menikmati makan malam yang lezat dan ditemani live music, tiba2 Allena meminta izin untuk menyanyi (haaaaaa, ini darah bapaknya bgt ya hahaha). Tapi dia minta didampingi saya, izin menyanyi lagu Ada Band Terbaik Bagimu. I love her gut, meski nada dan lirik lari kemana2 hahahaha, tapi dia berusaha menyelesaikan sampe selesai. Good job! (seumur2 jaman saya kecil, saya ga pernah ada keberanian untuk sukarela maju ke panggung dan nyanyi, it's her dad's blood!)

Day 3
Kami turun ga pake mandi, sarapan lama-lama lanjut nyebuuurr. Kolam sepii bgt, hanya saya berdua Allena. Konsep kolam ini, infinity pool langsung ke laut Belitung. Cantik. 
Setelah makan dan renang, kami lanjut beberes dan packing utk cek out. Huhuhuh sedih bgt.
Setelah cek out, kami menuju ke pusat oleh2 di KLAPA, ga jauh dari hotel. Oleh2 belitung, lebih banyak kerupuk ikan, sirup jeruk limau, dodol dan merchandise seperti kaos, gantungan kunci, dll.
Kami makan siang juga di resto dekat KLAPA ini. Lumayan enak, kami pesan Gangan Ikan lagi, tp rada failed, lebih ke asam padeh ala padang.
Setelah selesai belanja, kami menuju rumah adat belitung di samping rumah pak Bupati. Rumahnya seperti rumah panggung, tidak banyak yg bisa kami lihat, krn akses hanya dibuka sampai teras. Setelah foto-foto singkat, kami menuju danau Kaolin. Danau ini terkenal krn kegiatan tambang kaoling menimbulkan danau yang berwarna biru turquoise. 


Setelah foto-foto, kami menuju bandara. Ternyata masih terlalu cepat, maka kami mampir lagi ke kedai kopi Kong Djie Hanggar 21. Kami nyemil mie belitung, pisang goreng, tape goreng dan kopi susu. Saya beli oleh2 Ketam Isi, berupa rajungan yang sudah diolah dan langsung makan, satu pack isi 10 IDR 140K.

Sampai di bandara jam 3, flight kami jam 4.30, dan antrian masuk yg cukup panjang krn banyak turis-turis kembali ke kota masing-masing. Bandara penuuuh, sampe kursi smua full. Sena ketiduran dalam gendongan saya (thanks to ergobaby, ga pegelll deh). Flight kami delay 1 jam, akhirnya kami tiba di Soetta jam 7 malam. Perjalanan pulang aman, we were safe and sound at home. 

Ahh Alhamdulillah, masih kesempatan nyenengin anak2 dan ortu. 
Smoga bisa ulangi lagi suatu saat.
Happy birthday once again, Sena, Engkong dan Allena!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Slow cooker, temanku..

Berhubung bukan ratu dapur...alias bener2 ga ngerti alat perang di dapur, saya bener2 terbantu dengan penemuan slowcooker utk memasak makanan allena

Buat saya yg kerja, waktunya ga banyak utk Allena, tapi pengen terlibat banyaaaaak dalam urusan yang masuk ke perut allena, jadilah alat ini sangat membantu. Klo digodok (ya itulah, bahasa emak2, artinya dimasak dalem rantang, tpi dikasih wadah air dibawahnya, trus dimasak agak lama di kompor, kira2 gtu), ga akan sempet utk saya yang berangkat subuh, pulang isya. Sebetulnya bisa aja, tp saya harus bangun jam 3 pagi, untuk berkutat dengan kentang, wortel, zukini dan teman-temannya. Duh rempong juga ya.. Secara roh saya jg masih wara wiri kali, hehehe.

Sebetulnya bisa juga saya titipkan urusan masak memasak ini dengan ibu saya, ato dengan ART di rumah, tapi kok ya rasanya saya ga mau. Cukup deh, saya ga bisa 24 hr/7 days di dekat Allena, jangan sampe masalah makannya, saya jg ga bisa handle. Sebetulnya ini untuk menghapus rasa bersalah aj…

10-baby-thingy must have item (11! i revised)

ini postingan sebetulnya udah lamaaa bgt pengen dibuat,  tapi ga sempet2. Baru sempet kepikiran, karena ini merupakan pengalaman pribadi saya sendiri, dan baru kerasa pas anak kedua, ada beberapa barang yang ternyata lumayan pricey, tapi worth to have, malahan must have karena sangat bermanfaat. oke, let's start..
1. Pompa ASI saya ingatkan yaah, ini memang berdasarkan pengalaman saya. Mungkin di ibu baru lainnya, item ini akan tidak diperlukan. Semuanya depends on her condition. Kondisi saya? saya ibu bekerja. Untuk saya pompa ASI sangat bermanfaat, untuk mensupport saya agar bisa ASI exclusif hingga 2 tahun. Pengalaman dengan Allena, saya pumping sampai H-1 Allena usia 2 tahun, dan berhasil disapih di usia 30 bulan. Saya pakai pompa ASI, merk Medela, mini electric. Pompa ini saya peroleh dari lungsuran kakak saya. Saya sempat pakai 2 type, Medela Harmony (manual), itu pun lungsuran kakak saya. Tetapi ternyata partnya gampang banget robek, apalagi type pemakaian seperti saya, yan…

staycation: The 101 hotel and resort bogor

Mendadak staycation jadi turis sehari di kota sendiri
November ini blass kita cuma menikmati kota Bogor. Rencana ultah anak-anak di pertengahan bulan, bikin ngerem (budget) dan juga nyicil persiapan (ini sebenernya ga jelas jg sik, hahahah).  Tapi yang jelas wiken, kdg abis waktu cm buat balikin nyawa aja buat persiapan weekdays berikutnya hiihihhi.
Trus tiba2 rezeki dateng, suami bilang, dia dapet voucher nginep di The 101 hotel Bogor. Ahhh asikkk, lgsg semangad packing bwt staycationan.
hari sabtu tiba, saya memastikan rumah beres dulu. Setelah masak, nyiapin anak2 (mandi makan) dan bibi kesayangan bantu beresin rumah, baru deh kita siap2 berangkat. Hari itu bertepatan pula dengan konser piano 2 sepupu Allena, jadi skedul kami adalah, pergi ke hotel, cek in dan langsung menuju tempat konser (yang dilaksanakan di sebuah hotel lain di bogor).
Saya udah penasaran bgt sama hotel ini, lebih kepada karena lokasinya, yang berada di sentra kuliner pecinan khas Bogor. Buat turis dari Jakarta,…