Langsung ke konten utama

what came in 2017

Lagi-lagi
Hari kayak lari, sampai saya merunut2
2017 saya ngapain aja ya?

Januari 2017
Dapet berkah untuk tim yang saya kelola, kami memenangkan award dari kantor atas usulan inovasi di 2016, walo kesannya remeh temeh, setidaknya saya merasa tim under saya berkontribusi utk perusahaan, walo kecil.

Februari 2017
Bulan anniversary. Kami merayakan ulang tahun pernikahan ke-7. Suami ajak lunch bareng, dan memberi hadiah saya sebuah jam tangan sport yang sudah lama saya inginkan. Highlightnya, tepat 1 minggu setelah hadiah itu saya pakai, jam itu nyaris hilang di RS Hermina. Ketinggalan di tempat wudhu. Alhamdulillah, saya bisa track secepatnya ke security dan petugas cleaner. Masih jodoh dengan jam tsb hingga kini.

Maret 2017
Perusahaan kami ikut lomba olahraga volley dalam raya ulang tahun perusahaan holding. Saya ikut dalam tim, dan tim kami juara 2, hihihihi. Bahagia karena setelah menang dapet hadiah sepatu hahahahahah *murahan*

April 2017
Ada libur panjang, sampai 2-3 kali dalam 1 bulan. Kami bikin trip dadakan ke Cirebon. Membawa serta ibu dan ayah saya, setelah terakhir pergi sama-sama ortu itu pas ke Singapur. Cirebon ternyata seruu! Makanan dan spot wisatanya oke, will definitely put Cirebon for second visit one day.

Mei 2017
Suami ultah di bulan Mei, dan saya bikin surprise dengan menyiapkan kue ultah ketika kami staycation. 

Juni 2017
Holly Ramadhan is here. Bulan yang selalu dinanti oleh Allena karena dia semangad sekali belajar puasa. Unfortunately, Allena kena virus mumps, gondongan. Sakit dan bengkak hampir seminggu, bikin Allena bocor 10 hari selama Ramadhan 2017. But she did it very well, good job!

Juli 2017
Lebaran! Kali ini terasa sepi, karena ibu dan ayah saya lebaran di Brisbane, di rumah kakak tertua saya. Sehingga tersisa saya dan adik saja di rumah. Kami solat bersama di tempat kesukaan, Kebun Raya Bogor. Saya kurang persiapan, Allena yang saya prepare pagi hari, ternyata terserang rotavirus, sehingga seharian dia buang air, yang membuat kami menunda pulang mudik ke kampung suami.

Agustus 2017
Kami liburan ke Hong Kong! trip yang seharusnya jadi birthday trip anak2, kami majukan ke Agustus, dengan alesan krn ada promo hahahahahha. Trip dimana Sena baru beres toilet training, seru berburu kamar mandi. Surprisingly, HK was awesome!

September 2017
Idul Adha! kami habiskan waktu bersama orang tua dan teman-teman lama. Banyak libur ditawarkan, jadinya bulan ini penuh dipakai kegiatan silaturahmi, ahh warm september!

Oktober 2017
Ulang tahun Sena! Saya bolos kerja hahahahah, demi bisa nyenengin anak wedok, jalan-jalan ke puncak dan traktir keluarga. Satu hari yang menyenangkan!

November 2017
Birthday trip! Allena ultah, yang kami rayakan sekaligus dengan ultah Sena dan engkong. Kami arrange perjalanan ke Pulau Belitung. Saya menyertakan ayah dan ibu saya. Pulau Belitung cantiknya maksimal! Allena makin jatuh cinta dengan laut.

Desember 2017
Hari kerja cuma setengah bulan. Udah ga fokus. Cuma cita-cita bisa leyeh2 di rumah, krn ga bikin rencana liburan kemana-mana. 10 hari libur, sungguh terasa kurang. Target untuk tidur siang, beres-beres lemari, masakin buat anak2, ngajak main ke playground, ngemoooooolll. Sekalian vaksin difteri untuk anak2 yang lagi happening bgt. Selain itu, suami dapet bonus akhir taun utk operasi kecil untuk gantengannya (eh cantengannya) yang udah menahun. Selain itu, rumah kedua kami yang tahun lalu kami beli, ternyata terpaksa kami jual, karena rumah disamping kami sekarang ini dijual. Pemiliknya mau tuker tambah dengan rumah kedua kami. Jadi bismillah, smoga lancar dan berjodoh, jadi bisa gedein rumah kecil kami.

Alhamdulillah, 2017 terlewati, some good some bad, but we survive! 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Slow cooker, temanku..

Berhubung bukan ratu dapur...alias bener2 ga ngerti alat perang di dapur, saya bener2 terbantu dengan penemuan slowcooker utk memasak makanan allena

Buat saya yg kerja, waktunya ga banyak utk Allena, tapi pengen terlibat banyaaaaak dalam urusan yang masuk ke perut allena, jadilah alat ini sangat membantu. Klo digodok (ya itulah, bahasa emak2, artinya dimasak dalem rantang, tpi dikasih wadah air dibawahnya, trus dimasak agak lama di kompor, kira2 gtu), ga akan sempet utk saya yang berangkat subuh, pulang isya. Sebetulnya bisa aja, tp saya harus bangun jam 3 pagi, untuk berkutat dengan kentang, wortel, zukini dan teman-temannya. Duh rempong juga ya.. Secara roh saya jg masih wara wiri kali, hehehe.

Sebetulnya bisa juga saya titipkan urusan masak memasak ini dengan ibu saya, ato dengan ART di rumah, tapi kok ya rasanya saya ga mau. Cukup deh, saya ga bisa 24 hr/7 days di dekat Allena, jangan sampe masalah makannya, saya jg ga bisa handle. Sebetulnya ini untuk menghapus rasa bersalah aj…

10-baby-thingy must have item (11! i revised)

ini postingan sebetulnya udah lamaaa bgt pengen dibuat,  tapi ga sempet2. Baru sempet kepikiran, karena ini merupakan pengalaman pribadi saya sendiri, dan baru kerasa pas anak kedua, ada beberapa barang yang ternyata lumayan pricey, tapi worth to have, malahan must have karena sangat bermanfaat. oke, let's start..
1. Pompa ASI saya ingatkan yaah, ini memang berdasarkan pengalaman saya. Mungkin di ibu baru lainnya, item ini akan tidak diperlukan. Semuanya depends on her condition. Kondisi saya? saya ibu bekerja. Untuk saya pompa ASI sangat bermanfaat, untuk mensupport saya agar bisa ASI exclusif hingga 2 tahun. Pengalaman dengan Allena, saya pumping sampai H-1 Allena usia 2 tahun, dan berhasil disapih di usia 30 bulan. Saya pakai pompa ASI, merk Medela, mini electric. Pompa ini saya peroleh dari lungsuran kakak saya. Saya sempat pakai 2 type, Medela Harmony (manual), itu pun lungsuran kakak saya. Tetapi ternyata partnya gampang banget robek, apalagi type pemakaian seperti saya, yan…

staycation: The 101 hotel and resort bogor

Mendadak staycation jadi turis sehari di kota sendiri
November ini blass kita cuma menikmati kota Bogor. Rencana ultah anak-anak di pertengahan bulan, bikin ngerem (budget) dan juga nyicil persiapan (ini sebenernya ga jelas jg sik, hahahah).  Tapi yang jelas wiken, kdg abis waktu cm buat balikin nyawa aja buat persiapan weekdays berikutnya hiihihhi.
Trus tiba2 rezeki dateng, suami bilang, dia dapet voucher nginep di The 101 hotel Bogor. Ahhh asikkk, lgsg semangad packing bwt staycationan.
hari sabtu tiba, saya memastikan rumah beres dulu. Setelah masak, nyiapin anak2 (mandi makan) dan bibi kesayangan bantu beresin rumah, baru deh kita siap2 berangkat. Hari itu bertepatan pula dengan konser piano 2 sepupu Allena, jadi skedul kami adalah, pergi ke hotel, cek in dan langsung menuju tempat konser (yang dilaksanakan di sebuah hotel lain di bogor).
Saya udah penasaran bgt sama hotel ini, lebih kepada karena lokasinya, yang berada di sentra kuliner pecinan khas Bogor. Buat turis dari Jakarta,…